GMBB Titip 7 Aspirasi kepada Pj Kades Babakanjaya, Minta Tata Kelola Desa Dibenahi dan Pemerintahan Dipersatukan

Redaksi
Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB Last Updated 2026-07-28T12:40:16Z
terbit.id, Sukabumi - Pelantikan Ujat Sudrajat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa(28/7/2026) di aula desa disambut positif oleh Gerakan Masyarakat Babakanjaya Bersatu (GMBB). Organisasi yang selama ini aktif mengawal dinamika pemerintahan desa itu berharap kepemimpinan baru menjadi momentum membenahi tata kelola pemerintahan sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat.

Ketua GMBB, Saepul Tavip, mengatakan pengangkatan Ujat Sudrajat merupakan langkah awal yang diharapkan mampu membawa perubahan di Desa Babakanjaya setelah melalui dinamika pemerintahan yang cukup panjang.

"Pertama tentu saja kami mengucapkan selamat kepada Bapak Ujat yang sudah diangkat menjadi Penjabat Kepala Desa Babakanjaya. Ini menjadi rasa syukur bagi kami karena harapan untuk menjadikan Desa Babakanjaya lebih baik mulai satu per satu terwujud," kata Saepul, kepada terbit.id Selasa (28/7/2026). 

Menurutnya, GMBB siap memberikan dukungan penuh selama kepemimpinan Ujat berjalan dengan prinsip kolaboratif, terbuka, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

"Kami semua warga Desa Babakanjaya akan mendukung sepenuhnya. Tentu saja Pak Ujat juga harus kolaboratif dan kooperatif. Kami percaya beliau mampu mengemban amanah ini," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan sekaligus pengawasan, GMBB menitipkan tujuh aspirasi kepada Pj Kepala Desa Babakanjaya. Aspirasi tersebut meliputi evaluasi dan rotasi perangkat desa sesuai rekomendasi Inspektorat, memperkuat kerja sama dengan seluruh perangkat desa, berkolaborasi dengan BPD dalam mempersiapkan Musyawarah Desa untuk pemilihan Pengganti Antar Waktu (PAW) kepala desa, membenahi tata kelola keuangan desa agar lebih transparan dan akuntabel, menginventarisasi seluruh aset desa, menata kembali Bale Desa agar lebih representatif sebagai pusat pelayanan masyarakat, serta memperbanyak dialog dengan warga untuk menyerap aspirasi.

Saepul menilai persoalan paling mendesak yang harus dibenahi adalah evaluasi terhadap perangkat desa. Menurutnya, selama ini terdapat tumpang tindih pelaksanaan tugas yang berpotensi mengganggu efektivitas pemerintahan.

"Perangkat desa harus dievaluasi karena kami melihat banyak terjadi overlapping tugas. Jangan sampai ada satu orang memegang terlalu banyak fungsi sementara yang lain pasif. Ini penting agar pemerintahan berjalan profesional," tegasnya.

Selain itu, ia berharap Pj Kepala Desa segera mempersiapkan Musyawarah Desa sebagai tahapan menuju pemilihan kepala desa definitif melalui mekanisme PAW.

Menanggapi kondisi sosial masyarakat pascapemberhentian kepala desa sebelumnya, Saepul memastikan situasi kini telah kondusif. Menurutnya, masyarakat sudah memahami bahwa keputusan pemberhentian dilakukan melalui proses panjang berdasarkan kajian hukum.

"Alhamdulillah masyarakat sudah kondusif. Mereka memahami bahwa keputusan pemberhentian itu bukan proses sehari dua hari, tetapi melalui kajian hukum yang mendalam hingga akhirnya diterbitkan SK Bupati," katanya.

GMBB juga menegaskan akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa di bawah kepemimpinan Ujat Sudrajat.

"Kami akan menjadi watchdog. Kami akan terus memantau, menilai, dan mengingatkan agar pemerintahan desa tetap berjalan sesuai aturan dan tidak melenceng dari amanah masyarakat," ujar Saepul.

Terkait rencana mantan kepala desa yang disebut akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Saepul menilai hal tersebut merupakan hak setiap warga negara. Namun ia menegaskan proses hukum tersebut tidak otomatis menghentikan pelaksanaan Surat Keputusan Bupati mengenai pemberhentian kepala desa.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Babakanjaya, Ujat Sudrajat, menegaskan dirinya akan menjalankan amanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami akan berjalan sesuai aturan yang ada. Apa pun tantangannya merupakan bagian dari amanah yang harus kami jalankan," kata Ujat.

Ia mengaku akan memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur desa agar tidak terjadi lagi perpecahan di tengah warga.

"Kami berharap masyarakat menerima kami dan bersama-sama membangun Babakanjaya. Jangan sampai ada lagi miskomunikasi ataupun kelompok-kelompok. Mari kita bersatu untuk Babakanjaya," ujarnya.

Terkait usulan evaluasi maupun perombakan perangkat desa, Ujat menyatakan seluruhnya akan dilakukan melalui proses evaluasi yang objektif dan berdasarkan aturan.

"Tentunya akan kami evaluasi. Namun tidak bisa dilakukan secara serta-merta. Semua akan dilihat berdasarkan kinerja, tupoksi, serta melalui komunikasi yang baik dengan semua pihak," pungkasnya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • GMBB Titip 7 Aspirasi kepada Pj Kades Babakanjaya, Minta Tata Kelola Desa Dibenahi dan Pemerintahan Dipersatukan

Trending Now

Iklan