Korban Keracunan di Sukabumi Terus Bertambah, Sisa Makanan Diperiksa

Redaksi
Rabu, 05 Juni 2024 | 11:01 WIB Last Updated 2024-06-05T04:03:25Z
Kondisi IGD RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi yang penuh oleh pasien keracunan.

TERBIT.ID, Sukabumi - Jumlah warga Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang diduga mengalami keracunan terus bertambah. Hingga Selasa (4/6/2024) malam jumlahnya mencapai 109 orang dari yang sebelumnya 67 orang.

Dari jumlah tersebut yang masuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi sebanyak 51 orang dan sisanya tertangani di posko.

Kepala Desa (Kades) Sekarwangi Abeng Baenuri membenarkan data tersebut. Menurut dia kondisi korban hingga jumlah korban akan terus diupdate. "Kita berharap jumlah korban tak bertambah lagi," kata Abeng.

Sebelumnya, warga terdiri dari orang tua hingga anak-anak di Kampung Cikiwul lebak dan Cikiwul Tonggoh, Desa Sekarwangi, mendadak mengalami pusing mual hingga muntah. 

Peristiwa itu mulai terjadi sejak Senin (3/6/2024) dan warga yang mengeluhkan gejala itu semakin banyak pada Selasa (4/6/2024) sore. Adapun pada Minggu (2/6/2024), mereka menyantap makanan dari acara syukuran jelang pernikahan yang diselenggarakan warga.

Hingga Selasa malam, warga yang mengalami keracunan masih terus berdatangan ke RSUD Sekarwangi. Kondisi ini membuat ruang IGD penuh.

"Tadi sudah disampaikan ke ketua RT dan RW apabila ada yang mengeluhkan sakit jangan dulu dibawa ke rumah sakit tapi bawa dulu ke posko untuk diperiksa apakah harus dibawa ke rumah sakit atau cukup ditangani di posko," kata Abeng.

Abeng menjelaskan makanan yang disajikan dalam acara syukuran itu seperti nasi, olahan ayam, sambal kentang, bihun. "Tadi juga sisa-sisa makanan yang masih ada seperti nasi, kue-kue dan olahan lainnya sudah dibawa sebagai sampel untuk dicek di lab agar dipastikan keracunan ini apakah dari itu atau bukan," katanya.



Redaktur : Andri Somantri. 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Korban Keracunan di Sukabumi Terus Bertambah, Sisa Makanan Diperiksa

Trending Now

Iklan