Ramp Check di Exit Tol Parungkuda, Polisi Temukan Banyak Ban Kendaraan Sudah Tipis dan Robek

Redaksi
Kamis, 05 Maret 2026 | 15:12 WIB Last Updated 2026-03-05T08:14:15Z


terbit.id, Sukabumi - Menjelang arus mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 2026, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi bersama sejumlah instansi terkait menggelar pemeriksaan kendaraan atau ramp check di kawasan Exit Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026). Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan dengan kondisi ban yang sudah tipis bahkan robek namun masih digunakan beroperasi di jalan raya.

Kegiatan ramp check tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, PT Trans Jabar Tol (TJT), Jasa Raharja, serta tim medis dari RS Bhakti Medicare.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan yang melintas di jalur Cibadak-Parungkuda dari arah Sukabumi menuju Exit Tol Parungkuda.


“Kami dari Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi bersama Dishub Kabupaten Sukabumi, Trans Jabar Tol, Jasa Raharja, serta RS Bhakti Medicare melaksanakan ramp check kepada kendaraan yang melintas di jalur Cibadak-Parungkuda menuju Exit Tol Parungkuda,” ujar Hidayat, kepada terbit.id, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan raya dalam kondisi layak jalan, baik dari sisi administrasi maupun kelengkapan teknis kendaraan.

“Tujuannya untuk memastikan kendaraan yang melintas baik dari administrasi maupun kondisi kendaraannya dalam keadaan aman dan lengkap, sehingga kenyamanan dan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Menurut Hidayat, kegiatan ramp check sebenarnya rutin dilaksanakan setiap bulan. Namun menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dan menghadapi arus mudik Lebaran, intensitas pemeriksaan sengaja ditingkatkan.

“Kegiatan ramp check ini rutin kami laksanakan setiap bulan. Namun menjelang Operasi Ketupat Lodaya 2026 dan arus mudik Lebaran, kami mengintensifkan kembali kegiatan ini untuk memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar aman berada di jalan raya,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa berbagai jenis kendaraan, mulai dari bus, kendaraan sumbu tiga, kendaraan travel, hingga angkutan kota yang beroperasi di wilayah setempat.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kondisi teknis kendaraan seperti ban, rem, lampu, serta kelengkapan dokumen kendaraan seperti buku KIR, SIM, dan STNK.

“Dari Dishub melakukan pengecekan kondisi kendaraan seperti ban, rem dan lampu. Kemudian untuk dokumen kendaraan dicek buku KIR-nya. Dari Satlantas kami melakukan pemeriksaan administrasi SIM dan STNK,” ungkap Hidayat.

Selain pemeriksaan kendaraan, para pengemudi juga diarahkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di posko medis yang disiapkan di lokasi, termasuk tes urine guna memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan sehat saat berkendara.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan masih banyak kendaraan yang memiliki kondisi ban tidak layak pakai.

“Temuan yang paling dominan tadi adalah kondisi ban. Banyak kendaraan yang bannya sudah aus, tipis bahkan ada yang robek, tetapi masih dipaksakan untuk digunakan,” katanya.

Meski menemukan sejumlah pelanggaran teknis, petugas belum langsung melakukan penindakan. Pada tahap awal, kegiatan ini lebih menitikberatkan pada sosialisasi dan imbauan kepada para pengemudi agar segera memperbaiki kendaraannya.

“Kami lebih mengedepankan sosialisasi dan imbauan agar para pengemudi segera memperbaiki kendaraannya terlebih dahulu sebelum nanti dilakukan penindakan secara bertahap,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika imbauan tidak diindahkan, pihak kepolisian akan mulai menerapkan penindakan agar keselamatan di jalan tetap terjaga.

“Tanpa penindakan tentu kami tidak bisa memastikan mereka benar-benar memperbaiki kendaraan yang sebelumnya sudah kami imbau,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Forum Lalu Lintas Kabupaten Sukabumi juga mengimbau seluruh pengendara yang melintas di wilayah hukum Sukabumi agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan.

“Pastikan kendaraan layak jalan, administrasi lengkap, dan tidak membawa muatan yang melebihi kapasitas atau overload maupun overdimensi. Karena yang paling utama adalah keselamatan,” pungkasnya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ramp Check di Exit Tol Parungkuda, Polisi Temukan Banyak Ban Kendaraan Sudah Tipis dan Robek

Trending Now

Iklan