89 Bus Berangkat Subuh dari Sukabumi, 3.000 Buruh Siap “Serbu” Monas di May Day 2026

Redaksi
Jumat, 01 Mei 2026 | 09:02 WIB Last Updated 2026-05-01T02:04:10Z
terbit.id, Sukabumi - Sebanyak 89 bus mengangkut lebih dari 3.000 buruh dari Kabupaten Sukabumi menuju Jakarta untuk mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat (1/5/2026). Rombongan dilepas sejak subuh di Gerbang Tol Bocimi Parungkuda dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Puluhan bus yang membawa ribuan buruh itu dilepas langsung oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, sekitar pukul 04.30 WIB di Gerbang Tol Bocimi Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pengawalan dilakukan guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib hingga ke lokasi kegiatan di Jakarta.

Ketua SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi, Mochamad Popon, mengatakan peringatan May Day tahun ini mengusung semangat kebersamaan seluruh elemen buruh di Indonesia. Ia menilai momentum ini menjadi salah satu yang terbesar karena dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

“May Day 2026 itu May Day kebersamaan untuk merayakan kegembiraan bagi buruh. Semua elemen buruh berkumpul di Monas bersama Presiden Prabowo Subianto. Dan saya pikir ini tahun pertama yang dirayakan dengan penuh kebersamaan seperti ini,” ujar Popon.

Menurutnya, peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang refleksi sekaligus momentum merancang masa depan pekerja di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Ia menambahkan, meski perayaan serupa juga pernah digelar bersama presiden pada tahun sebelumnya, jumlah partisipasi buruh tahun ini dinilai jauh lebih besar. Hal tersebut menunjukkan meningkatnya antusiasme pekerja dalam menyuarakan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

“Momentum di Monas saya pikir menjadi sebuah hal yang baik karena kita bisa menyampaikan sesuatu langsung kepada pemangku negeri, Pak Presiden. Dan mudah-mudahan ada perubahan peraturan yang lebih baik,” katanya.

Popon menegaskan, tuntutan buruh pada May Day kali ini masih berfokus pada pengesahan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada pekerja.

“Kalau tuntutan kita sebenarnya sederhana, RUU Ketenagakerjaannya segera disahkan yang berpihak kepada buruh,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihaknya memberangkatkan lebih dari 3.000 buruh dari Sukabumi. Namun, keterbatasan armada menjadi kendala dalam mengakomodasi seluruh peserta yang ingin ikut serta.

“Hari ini kita mengeluarkan massa 3.000 lebih. Dan itu pun masih banyak, tapi kita kendala busnya susah banget. Tetapi saya pikir tidak menjadi masalah karena niat kita adalah bagaimana bersama-sama dengan elemen buruh lain merayakan May Day di Monas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Popon juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang telah memberikan dukungan penuh, mulai dari pengawalan hingga pengamanan kegiatan.

Ia menyebut keterlibatan aparat sangat membantu kelancaran keberangkatan hingga pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.

“Secara khusus kami menyampaikan ucapan terima kasih atas segala suport dan pengawalan dari kepolisian sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan sukses,” pungkasnya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 89 Bus Berangkat Subuh dari Sukabumi, 3.000 Buruh Siap “Serbu” Monas di May Day 2026

Trending Now

Iklan