Polantas Menyapa Ojol Sukabumi, Kakorlantas Tekankan Pendekatan Humanis dan Pengamanan May Day 2026

Redaksi
Kamis, 30 April 2026 | 13:54 WIB Last Updated 2026-04-30T06:55:24Z
terbit.id, Sukabumi - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Sukabumi bertemu langsung dengan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryo Nugroho dalam kegiatan “Polantas Menyapa” di Caffe Kopi Neraca, Jalan Raya Siliwangi, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kamis (30/4/2026). 

Dalam kesempatan itu, Kakorlantas menyerahkan bingkisan sebagai tali kasih juga menekankan pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus memastikan kesiapan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Kegiatan yang dihadiri jajaran Dirlantas Polda Jawa Barat dan Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono, beserta jajaran Dirlantas Polda Jabar, Kapolres Sukabumi AKBP Samian, Waka Polres Sukabumi, Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Abdurrohman Hidayat, ini menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan para pengemudi ojol yang selama ini menjadi mitra strategis di lapangan.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran di daerah untuk mempersiapkan pengamanan peringatan Hari Buruh. Salah satunya dengan menyiapkan sistem distribusi dan pengawalan bagi buruh yang akan berangkat ke Jakarta.

“Yang pertama, kami koordinasi dengan Pak Dirlantas dan Pak Kapolres untuk mempersiapkan pengamanan Hari Buruh. Dari Jawa Barat nanti akan mendistribusikan rekan-rekan buruh ke Jakarta, dan pengamanan serta pengawalan sudah dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengaturan pergerakan massa akan dilakukan secara terstruktur, termasuk pemberian kode dan stiker pada kendaraan bus untuk memudahkan pengawasan di jalur tol menuju Ibu Kota.

Secara tidak langsung, Agus mengungkapkan bahwa ribuan bus dari berbagai daerah, khususnya Jawa Barat, akan dikerahkan untuk mengangkut buruh. Bahkan, setiap wilayah akan diberi penanda khusus guna mempermudah pengaturan arus lalu lintas oleh pihak kepolisian, termasuk Dirlantas Polda Metro Jaya.

Selain fokus pada pengamanan, Kakorlantas juga menegaskan perubahan pendekatan Polri kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan seperti ojol. Ia menyebut, pendekatan tilang kini mulai digeser menjadi pendekatan yang lebih humanis melalui komunikasi dan silaturahmi.

“Polantas tidak lagi melakukan pendekatan tilang, tetapi menggunakan pendekatan hati, silaturahmi, komunikasi. Kami ingin rekan-rekan ojol menjadi sahabat Polri,” tegasnya.

Menurutnya, para pengemudi ojol memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), karena mereka berada di jalan hampir selama 24 jam dan dapat menjadi sumber informasi cepat bagi kepolisian.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah Kapolres Sukabumi yang telah merancang berbagai program kolaboratif bersama ojol, seperti Ojol Kamtibmas hingga Warung Ojol, sebagai upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Dalam dialog bersama awak media, Kakorlantas juga menegaskan bahwa pengamanan pergerakan massa buruh akan disertai rekayasa lalu lintas, termasuk kemungkinan penyekatan di sejumlah titik.

“Ada, nanti Pak Dirlantas yang mengatur. Kami pastikan masing-masing kabupaten sudah teridentifikasi dan waktu pergeseran akan diatur dengan baik,” katanya.

Ia juga menyampaikan imbauan kepada para pengemudi ojol dan buruh agar tetap menjaga ketertiban serta keselamatan selama beraktivitas di jalan.

“Yang paling penting adalah semua selamat di jalan. Kami ingin masyarakat semakin teredukasi pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan,” pungkasnya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polantas Menyapa Ojol Sukabumi, Kakorlantas Tekankan Pendekatan Humanis dan Pengamanan May Day 2026

Trending Now

Iklan