terbit.id, Sukabumi - Komitmen menjaga lingkungan ditunjukkan PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu dengan aksi nyata penanaman 550 bibit pohon di sempadan Sungai Cimandiri, Kampung Sela Kopi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mitigasi bencana longsor sekaligus memperkuat ekosistem dan ekonomi masyarakat.
Aksi bertajuk “Our Power, Our Planet” dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026 ini melibatkan sekitar 200 peserta yang terdiri dari pegawai PLN Indonesia Power, mitra strategis, hingga kelompok tani lokal. Sejak pagi hari, para peserta yang dikenal sebagai Laskar UBP JPR bergerak bersama dari Gedung Administrasi menuju lokasi penanaman.
Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan bagian dari program berkelanjutan perusahaan dalam menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar wilayah operasional PLTU Pelabuhan Ratu. Penanaman difokuskan pada lahan penyangga di sempadan sungai yang dinilai rawan erosi dan longsor.
Sebanyak 550 bibit pohon ditanam, terdiri dari 250 pohon trembesi sebagai penyerap karbon, serta 300 pohon produktif seperti alpukat, nangka, mangga, sirsak, dan kelapa. Selain berfungsi sebagai penghijauan, jenis tanaman tersebut juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Pelabuhan Ratu, Bowo Pramono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana berbasis lingkungan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kita dalam memperkuat pencegahan bencana, terutama banjir dan longsor di kawasan sempadan Sungai Cimandiri,” ujar Bowo Pramono.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan program tersebut. Menurutnya, penanaman pohon harus diiringi dengan perawatan dan pemantauan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bowo secara tidak langsung menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program penghijauan ini, karena mereka adalah pihak yang akan merawat dan memanfaatkan hasilnya di masa depan.
Kegiatan ini turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimcam Simpenan, serta kelompok tani Selamukti dan Mekar Karya Sari. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui aksi ini, PLN Indonesia Power berharap kawasan Desa Cidadap dapat menjadi benteng alami yang mampu menjaga kualitas air, mencegah longsor, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Semangat Hari Bumi 2026 ini pun diharapkan menjadi inspirasi bagi sektor industri lainnya untuk tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pemulihan dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. (R.Cking).

