BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri, Siapkan Ekspansi Greenhouse dan Transportasi Lokal

Redaksi
Kamis, 30 April 2026 | 19:39 WIB Last Updated 2026-04-30T12:41:52Z
terbit.id, Sukabumi - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tenjoayu Sukses Mandiri terus menunjukkan perkembangan positif. Dalam Musyawarah Desa (Musdes) laporan tahunan tahun anggaran 2025 dan rencana kerja 2026, BUMDes ini tercatat telah menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp48 juta dalam satu tahun, sekaligus menyiapkan sejumlah inovasi usaha baru.

Pemerintah Desa Tenjoayu menggelar Musyawarah Desa (Musdes) laporan tahunan BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri tahun anggaran 2025 sekaligus pembahasan rencana program kerja 2026 di Aula Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).

Direktur BUMDes Sukses Mandiri, Asaf Angga Purnama, menyampaikan bahwa capaian kontribusi terhadap desa menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan usaha desa yang baru berjalan selama tiga tahun tersebut.

“Angga menyebut, BUMDes telah menyumbangkan PADes sekitar Rp48 juta dalam kurun waktu satu tahun. Menurutnya, angka tersebut cukup signifikan sebagai bentuk kontribusi terhadap pendapatan desa,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun keuntungan yang diperoleh belum terlalu besar, BUMDes masih mampu mencatatkan laba dan terus berkembang. Dalam forum Musdes, sejumlah kebutuhan operasional seperti penambahan tenaga kerja dan dukungan biaya juga telah disetujui.

“Hasilnya kita sudah memberikan PADes ke desa sebesar Rp48 juta dalam satu tahun. Alhamdulillah cukup besar menurut kami. Ke depan, kebutuhan operasional dan penambahan tenaga juga sudah disetujui oleh forum,” kata Angga. 

Dari sisi bisnis, sepanjang tahun 2025 BUMDes Tenjoayu mencatatkan omzet sekitar Rp800 juta. Saat ini, unit usaha yang dijalankan meliputi jasa parkir, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), serta rencana peluncuran greenhouse budidaya buah melon yang dijadwalkan mulai Mei 2026.

Angga menjelaskan, dari beberapa unit usaha tersebut, sektor jasa parkir masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar. Sementara itu, usaha AMDK dinilai masih menghadapi kendala, terutama dalam pemasaran.

“Untuk sementara, yang paling menghasilkan itu jasa parkir. Kalau AMDK memang masih belum optimal, terutama di pemasaran,” ungkapnya.

BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri sendiri berdiri sejak tahun 2023 dan terus berupaya meningkatkan kapasitas usaha meski menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam biaya operasional dan pengembangan pasar.

Sebagai langkah inovasi ke depan, pihaknya berencana mengembangkan unit usaha baru berupa greenhouse buah melon serta layanan jasa transportasi berbasis komunitas yang konsepnya menyerupai layanan transportasi daring.

“Insyaallah tahun 2026 kita mulai greenhouse melon. Ke depan juga ada rencana jasa transportasi, konsepnya seperti layanan ojek online, tapi teknisnya masih kami siapkan,” jelas Angga.

Dari sisi keterlibatan masyarakat, BUMDes Tenjoayu turut memberdayakan warga lokal, terutama dalam unit usaha AMDK dan rencana greenhouse. Meski demikian, pada sektor parkir masih melibatkan tenaga dari luar karena merupakan sistem pelimpahan pengelolaan.

“Untuk AMDK dan greenhouse, itu melibatkan warga Desa Tenjoayu. Harapan kami, ke depan semua unit bisa semakin memberdayakan masyarakat lokal,” tambahnya.

Ia berharap, ke depan BUMDes Tenjoayu dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas, baik dari sisi ekonomi masyarakat maupun peningkatan pendapatan desa.

“Harapan kami, BUMDes bisa semakin maju, berguna untuk masyarakat, dan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi desa. Insyaallah setiap tahun kami akan menghadirkan unit usaha baru,” pungkasnya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri, Siapkan Ekspansi Greenhouse dan Transportasi Lokal

Trending Now

Iklan