terbit.id, Sukabumi - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji, menegaskan optimisme partainya menatap Pemilu 2029 dengan target meraih 11 kursi DPRD. Hal itu disampaikan usai kunjungan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam rangka peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan sekaligus peresmian Klinik Waluya Sejati Abadi di Kota Sukabumi, Minggu (25/1/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji, mengapresiasi kehadiran Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang meresmikan Klinik Waluya Sejati Abadi sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan.
Menurut Paoji, kehadiran fasilitas kesehatan tersebut menjadi wujud nyata perjuangan PDI Perjuangan untuk rakyat, khususnya di bidang pelayanan kesehatan.
“Alhamdulillah hari ini kami menyambut ulang tahun PDI Perjuangan, sekaligus Pak Hasto membuka Klinik Waluya di Kota Sukabumi. Ini bentuk nyata perjuangan untuk rakyat,” ujar Paoji.
Ia menambahkan, Klinik Waluya dibuka untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali, dengan pelayanan gratis selama 24 jam meski belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Siapapun tanpa kecuali yang akan berobat ke Klinik Waluya, pintu terbuka satu kali dua puluh empat jam tanpa ada bayaran seperak pun, walaupun belum kerja sama dengan BPJS,” tegasnya.
Setelah peresmian klinik, Hasto Kristiyanto juga menyempatkan diri berkunjung ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi. Kunjungan tersebut, kata Paoji, menjadi momentum penting bagi jajaran DPC untuk mendapatkan arahan strategi dan penguatan organisasi.
“Beliau memberikan support dan strategi. Insya Allah apa yang disampaikan akan kami jalankan. Harapan kami, PDI Perjuangan di Kabupaten Sukabumi tetap jaya dan target kami di 2029 bisa meraih 11 kursi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Paoji juga menegaskan sikap tegas PDI Perjuangan terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk perampasan hak demokrasi rakyat.
“Rekomendasi dari Pak Hasto jelas, PDI Perjuangan tegak lurus. Kami menolak pilkada dipilih oleh DPRD karena itu perampasan hak demokrasi masyarakat. Kepala daerah harus tetap dipilih langsung oleh rakyat,” katanya.
Paoji optimistis PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi mampu meraih kemenangan dengan strategi turun langsung ke masyarakat dan tetap berpihak pada rakyat.
“Kunci kami turun ke bawah, tegak lurus ke rakyat, bersama rakyat. Insya Allah PDI Perjuangan akan berhasil di 2029,” ujarnya.
Ia juga menyebut, DPP PDI Perjuangan memberikan perhatian khusus terhadap Kabupaten Sukabumi karena dinilai memiliki potensi besar untuk meraih kemenangan dalam pilkada dan pemilu legislatif.
“Ini menjadi perhatian DPP. Target kami pilkada harus menang, pimpinan dewan harus menang. Itu salah satu tugas yang diberikan kepada kami,” jelasnya.
Sebagai bagian dari penguatan organisasi, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi tengah mempersiapkan musyawarah anak cabang (Musancap) dan musyawarah cabang (Muscab) untuk rekrutmen kepengurusan dari tingkat PAC, ranting hingga anak ranting.
“DPC sudah selesai, tinggal PAC dan ranting. Minggu ini dan awal Januari akan kami laksanakan sesuai aturan partai,” tuturnya.
Di momen peringatan HUT PDI Perjuangan sekaligus HUT Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Paoji berharap partai berlambang banteng moncong putih tersebut terus berjaya dan selalu hadir bersama rakyat.
“Mudah-mudahan Ibu Megawati panjang umur, sehat selalu, dan PDI Perjuangan selalu menangis dan tertawa bersama rakyat,” pungkasnya. (R.Cking).

