Kapolda Jabar Pastikan Tol Bocimi Seksi 3 Parungkuda-Cibadak Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026

Redaksi
Senin, 09 Maret 2026 | 15:39 WIB Last Updated 2026-03-09T08:41:55Z
terbit.id, Sukabumi - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan memastikan ruas Tol Bocimi Seksi 3 akan dibuka secara fungsional untuk membantu mengurai kemacetan di jalur arteri sekitar Pasar dan Terminal Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolda Jabar di lokasi proyek pembangunan tol di kawasan Munjul, Kecamatan Ciambar. Dalam kunjungan itu, ia didampingi jajaran pejabat Polda Jabar, termasuk Direktur Lalu Lintas, Kabid Humas, serta Kapolres Sukabumi Samian.

Selain itu, turut hadir Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT) Abdul Hakim Supriyadi bersama Direktur Teknik dan Operasi Sadali beserta jajaran proyek yang bertanggung jawab atas pembangunan ruas tol Bocimi. 

Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan ruas tol strategis tersebut berjalan sesuai rencana agar dapat dimanfaatkan saat Operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Kami berada di proyek jalan tol ruas BOCIMI tahap ketiga bersama Pak Dirut, Kepala Proyek, Dirlantas Polda Jabar, dan Kapolres Sukabumi untuk memastikan langsung bagaimana perkembangan pembangunan BOCIMI 3,” ujar Rudi.

Ia menegaskan, ruas tol ini memiliki peran penting dalam mengurangi kepadatan kendaraan di jalur arteri Sukabumi, khususnya pada masa mudik Lebaran.

“BOCIMI 3 ini sangat strategis jika bisa difungsikan pada masa Operasi Ketupat Lodaya 2026 karena akan memotong jalur arteri yang selama ini memiliki sekitar tujuh titik kemacetan panjang. Ini sangat diharapkan oleh masyarakat yang hendak mudik,” jelasnya.

Menurut Rudi, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, pekerjaan konstruksi saat ini tinggal menyisakan sekitar 150 meter pengecoran yang ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan.

“Tadi kita lihat bersama, tinggal sekitar 150 meter lagi yang akan dicor. Insyaallah tanggal 12 Maret 2026 selesai, sehingga tanggal 13 sudah bisa difungsikan untuk membantu mengurai kepadatan di jalur arteri antara Parungkuda sampai Sukabumi,” katanya.

Kapolda juga menjelaskan, jalur tol tersebut akan dioperasikan secara terbatas demi menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik.

“Untuk operasionalnya kita rencanakan dibuka pada pagi hari sampai menjelang matahari terbenam. Setelah itu tidak digunakan kembali demi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan di jalur arteri dengan dukungan pemerintah daerah.

“Di jalur arteri kita sudah menyiapkan semuanya, bahkan dibantu oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten yang akan memberikan kompensasi terhadap angkutan kota yang biasanya berhenti di sisi kiri dan kanan jalan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Abdul Hakim Supriyadi mengatakan, pembukaan jalur fungsional tersebut merupakan instruksi dari Bina Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Ia menjelaskan, jalur fungsional yang disiapkan merupakan bagian dari pembangunan Seksi 3 yang membentang dari Exit Parungkuda hingga STA 31+450 dengan panjang sekitar 5,6 kilometer.

“Untuk jalur fungsional ini kita siapkan mulai dari perataan tanah, pengerasan hingga saat ini. Target sebelumnya sebenarnya sudah selesai minggu lalu, tetapi cuaca menjadi kendala karena pengecoran tidak bisa dilakukan saat hujan,” ujar Suptiadi.

Menurutnya, progres pembangunan saat ini sudah mendekati tahap akhir.

“Sekarang tinggal sekitar 115 meter lagi pengerasan dan pengecoran. Kalau sudah selesai dan mengeras dalam dua atau tiga hari, jalur tersebut sudah bisa digunakan,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa penggunaan jalur tol fungsional ini akan menggunakan satu jalur dengan dua lajur kendaraan yang diatur sesuai kebutuhan arus lalu lintas.

“Rencananya kita gunakan satu jalur untuk dua lajur, apakah untuk arus berangkat atau arus balik nanti akan disesuaikan dengan situasi lalu lintas,” jelasnya.

Terkait tarif, Abdul Hakim menambahkan bahwa pengguna tol tetap membayar tarif normal hingga Seksi 2, sedangkan untuk Seksi 3 yang bersifat fungsional akan digratiskan.

“Yang masuk tol dari Seksi 2 tetap membayar normal, sementara Seksi 3 yang dibuka secara fungsional ini gratis,” ujarnya.

Ia optimistis pembangunan ruas tol tersebut dapat terus dipercepat meskipun masih menghadapi sejumlah kendala seperti cuaca dan pasokan material.

“Kalau cuaca mendukung dan suplai material lancar, mudah-mudahan progresnya bisa lebih cepat,” pungkasnya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kapolda Jabar Pastikan Tol Bocimi Seksi 3 Parungkuda-Cibadak Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026

Trending Now

Iklan