Pemdes Sukosari Madiun Garap Proyek Kolam Renang Terpadu Secara Serius

Redaksi
Senin, 03 Juni 2024 | 19:50 WIB Last Updated 2024-06-03T12:51:40Z
TERBIT.ID, Madiun - Pemerintah Desa (Pemdes) Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menunjukkan keseriusannya dalam menyelesaikan proyek kolam renang terpadu di wilayahnya. Proyek ini dikerjakan secara bertahap dengan pola pembangunan tahun jamak (multiyears) hingga tahun 2027.

Kepala Desa Sukosari, Kusno, menyampaikan, Saat ini Pemdes Sukosari tengah menggarap pengadaan sarana listrik dan air bersih di lokasi wisata tersebut untuk mendukung operasional secara penuh.  Bahwa kedua proyek pendukung ini diharapkan selesai dalam bulan ini.

Pengadaan kelistrikan bersumber dari energi listrik PLN dengan anggaran sebesar Rp. 46 juta, mencakup pengadaan trafo dan sepuluh tiang beton. "Iya, saat ini kelistrikan sedang dikerjakan. Meliputi pengadaan trafo dan tiang beton, yang jumlahnya kurang lebih 10 tiang. Anggarannya Rp. 46 juta," ujar Kusno saat ditemui jurnalis di lokasi proyek, pada Senin (3/6/2024).

Selain itu, pengerjaan sumur submersible (Sibel) untuk memproduksi air bersih juga tengah berlangsung. Pengeboran sumur Sibel berbasis tenaga listrik ini sudah mencapai kedalaman 50 meter dari 100 meter yang diperlukan.

"Kedalaman bor saat ini sudah mencapai 50 meter. Dan sudah keluar airnya. Kami terus mengebor sampai sesuai ketentuan, yakni 100 meter," tuturnya. 

Di area wisata seluas 2 hektar tersebut, saat ini juga sedang dibangun rumah joglo dan kolam pemancingan. Selain itu, jalur off-road 'tipis-tipis' juga sedang dibuat bagi wisatawan yang ingin menjajal track dengan jeep sewaan yang disediakan oleh panitia.

"Untuk kolam pemancingan, sudah ada pihak yang pesan kepada saya, bersedia mengelolanya. Hal itu menunjukkan objek wisata ini dipandang prospektif," ucap Kusno seraya tersenyum.

Kusno menegaskan, bahwa pembangunan kolam renang sudah selesai pada tahun 2022 dengan menggunakan anggaran BKK senilai Rp. 600 juta. Proyek tersebut telah dievaluasi oleh pemerintah daerah setempat melalui tiga OPD, yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Inspektorat Daerah. Ketiga OPD tersebut menyatakan bahwa pembangunan kolam renang tersebut memenuhi syarat dan tidak bermasalah.

Dengan adanya investor lokal yang berminat mengelola bagian pendukung objek wisata ini, Kusno optimistis bahwa wisata terpadu ini memiliki masa depan yang cerah. Jika semua sarana pendukung sudah terbangun, objek wisata ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat, meningkatkan pendapatan asli desa, menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, serta memperkuat interaksi sosial.

"Proyek kolam renang terpadu ini menjadi bukti komitmen Pemdes Sukosari untuk membangun infrastruktur desa yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan selesainya pembangunan secara bertahap, diharapkan objek wisata ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat Desa Sukosari dan menarik lebih banyak wisatawan," pungkasnya. 



Kontributor : Fin
Redaktur     : U. Suherman
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemdes Sukosari Madiun Garap Proyek Kolam Renang Terpadu Secara Serius

Trending Now

Iklan