Atasi Banjir Saat Hujan di Jalur Sukabumi-Bogor, PUPR Perbaiki Drainase dan Trotoar di Cicurug Sukabumi

Redaksi
Selasa, 10 Oktober 2023 | 20:19 WIB Last Updated 2023-10-10T13:21:47Z

TERBIT.ID I Sukabumi - Antisipasi banjir di musim penghujan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat terus melakukan perbaikan saluran drinase dan trotoar di ruas jalur Sukabumi-Bogor, sepanjang 500 meter tepatnya di kampung Pamoyanan Kelurahan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Kepada terbit.id, pada Minggu,(8/10/2023). Pengawas lapangan PPK 2.1 Jawa Barat Kementerian PUPR Warso mengatakan, Pembuatan saluran air diatasnya trotoar untuk sarana pejalan kaki, bagian kegiatan rutin pelayanan kepada para pengguna jalan.

Warso, menegaskan pentingnya penanganan saluran (drainase)di depan kawasan industri PT Indolakto sebagai titik banjir utama, sehingga dilakukan pekerjaan penanganan saluran dan pembuatan trotoar. 

"Pedestrian dengan trotoar di atas saluran menjadi fasilitas vital untuk keamanan dan keselamatan pejalan kaki," Ujar Warso. 

Lebih lanjut Warso menjelaskan, bahwa sebagian akses jalan warga, sudah dibangun untuk memastikan setiap akses utama lingkungan dan toko dapat diakses masyarakat meskipun sifatnya sementara. 

Sebenarnya akses (jalan masuk) sudah sebagian, seperti salah satu ruko pertokoan di Cicurug, kan gak mungkin setiap toko dibuat, yang terpenting untuk sementara waktu cukup satu akses tapi bisa mewakili semuanya bisa mengakses. 

"Meskipun sementara waktu satu jalur, prioritas kami adalah memastikan akses bagi semua," Ungkapnya. 

Dikatakan Warso menyatakan, pada 5 Oktober 2023, selain instalasi penanganan saluran yang akan dilakukan adalah pembuatan akses jalan keluar/masuk sementara secara menyeluruh, sebagai respons terhadap keluhan masyarakat. 

" Kita instruksikan dipasang sesuai target. Saat saya cek ke lokasi keesokan harinya, semua pekerjaan sudah terpasang, termasuk akses warga, warung dan kawasan pertokoan," Paparnya Warso.

Fasilitas umum menjadi prioritas awal dalam membangun akses jalan masuk sementara, untuk memudahkan pergerakan warga. Pihaknya juga menekankan bahwa akses jalan perorangan juga langsung diproses. 

Lebih lanjut, Warso mengatakan, pekerjaan penanganan saluran dan trotoar tersebut sepanjang 500 meter, dari jembatan Cibeber Girang hingga kimia farma dekat Hotel Iscalton.

"Target penyelesaian pekerjaan, jika sesuai action plan di awal bulan Desember, tapi kemungkinan bisa lebih cepat di akhir bulan November. Kemarin itu kami instruksikan kepada Penyedia Jasa dalam hal ini PT. Marko Wijaya Mandiri, yang sudah terpasang tutupnya pada saluran, langsung dibangun trotoar, agar kejar progres menjadi lebih cepat," Pungkasnya.

Sementara itu Camat Cicurug Ading ismail mengakui ada sedikit keluhan dari warga disekitar lokasi walaupun tidak secara resmi, seperti yang punya rumah dan usaha di situ terganggu waktu belum di buatkan akses, jembatan kecil sementara ke rumahnya. 

Walaupun ini pembangunan memang salah satu usulannya secara tertulis, tapi akses untuk masyarakat di area itu, supaya juga ikut ditangani dan diperhatikan. 

" Saya kemarin sudah bertemu dengan pengawas bicara  fasilitasi itu untuk jembatan jembatan sementara, sehingga masyarakat tidak terganggu, Alhamdulillah sudah di buatkan jembatan ke rumah dan tempat usaha warga," Pungkasnya. 


Reporter.    : Us. 
Redaktur.   : R.Cking.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Atasi Banjir Saat Hujan di Jalur Sukabumi-Bogor, PUPR Perbaiki Drainase dan Trotoar di Cicurug Sukabumi

Trending Now

Iklan