POCARI SWEAT Run 2026 Digelar di Lombok dan Bandung, Dorong Sport Tourism Nasional

Redaksi
Kamis, 22 Januari 2026 | 17:45 WIB Last Updated 2026-01-22T10:47:19Z
terbit.id, Jakarta - POCARI SWEAT kembali menggelar ajang lari tahunan POCARI SWEAT Run ke-13 pada 2026. Event sport tourism terbesar ini akan berlangsung di dua destinasi ikonik, yakni Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus menguatkan pariwisata olahraga nasional.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/1/2026). POCARI SWEAT Run 2026 digelar sejalan dengan program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia serta Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam mengembangkan sport tourism di Tanah Air.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menilai kegiatan olahraga massal seperti POCARI SWEAT Run memiliki peran strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk hidup sehat.

“Saat ini indeks masyarakat Indonesia dalam berolahraga baru sekitar 15 persen. Kegiatan seperti POCARI SWEAT Run kami harapkan bisa mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga sekaligus menggerakkan ekonomi melalui wisata olahraga,” ujar Erick.

Ia menambahkan, event ini mampu menarik pelari dari berbagai daerah, bahkan dari Aceh hingga Papua, sehingga berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi lokal.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan POCARI SWEAT Run Lombok 2026 pada 11-12 Juli di Pertamina Mandalika International Circuit. Ajang ini menawarkan empat kategori lomba, yakni 4,3 kilometer, 10K, Half Marathon, dan Marathon.

Sementara puncak kegiatan akan berlangsung pada POCARI SWEAT Run Bandung 2026 pada 19–20 September, dengan kategori 10K dan Half Marathon, mengambil rute start dan finish di Kota Bandung bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi Kota Bandung.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengatakan, penyelenggaraan tahun ini memiliki sedikit perubahan jadwal agar memberikan kenyamanan lebih bagi para pelari.

“Kami memulai dari Mandalika di bulan Juli agar cuaca lebih bersahabat, kemudian ditutup di Bandung sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Bandung. Kami ingin mengajak lebih banyak orang hidup sehat melalui olahraga,” ungkap Wina.

Selama 12 tahun penyelenggaraan, POCARI SWEAT Run menunjukkan pertumbuhan signifikan. Dari 5.000 peserta pada 2014, jumlah pelari meningkat menjadi 55.435 peserta pada 2025.

Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menilai kolaborasi antara sektor swasta dan destinasi unggulan seperti Lombok dan Bandung merupakan contoh nyata pengembangan sport tourism berkelanjutan.

“Event ini menjadi magnet bagi pelari domestik maupun internasional, sekaligus mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat lokal,” kata Ni Luh.

Hal senada disampaikan Direktur Utama InJourney, Maya Watono, yang menyebut event olahraga berskala besar mampu menciptakan multiplier effect bagi sektor pariwisata.

“Kehadiran POCARI SWEAT Run Lombok mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, transportasi, hingga belanja lokal. Mandalika semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi sportainment unggulan,” jelas Maya.

Dalam kesempatan yang sama, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengajak generasi muda memanfaatkan ajang ini untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia.

“Saya ingin mengajak pelari mempromosikan keindahan kota lewat media sosial. Ini cara keren anak muda mencintai negerinya,” ujar Raffi.

POCARI SWEAT Run 2026 kembali mendapat dukungan dari Jenius (SMBC Indonesia) sebagai co-title sponsor untuk tiga tahun ke depan. Communications & Daya Head SMBC Indonesia, Andrie Darusman, mengatakan kolaborasi ini bertujuan menyebarkan semangat hidup sehat dan perencanaan finansial yang berkelanjutan.

POCARI SWEAT Run Lombok 2026 akan menghadirkan pengalaman unik berlari saat matahari terbit dan terbenam di lintasan sirkuit Mandalika, dengan sentuhan budaya Sasak dan panorama alam Lombok. Sementara di Bandung, pelari akan diajak menikmati rute ikonik kota kreatif dengan dukungan komunitas lokal.

“Kami ingin POCARI SWEAT Run menjadi motor penggerak sport tourism Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor,” tutup Wina.

POCARI SWEAT Run 2026 didukung Kemenpora RI, Kementerian Pariwisata RI, Pemprov NTB, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bandung, Pemkab Lombok Tengah, serta berbagai sponsor nasional.

Pendaftaran akan dibuka serentak, Lombok pada 26 Januari 2026 dan Bandung pada 2 Februari 2026. Informasi lengkap dapat diakses melalui Instagram @pocarisportid. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • POCARI SWEAT Run 2026 Digelar di Lombok dan Bandung, Dorong Sport Tourism Nasional

Trending Now

Iklan