Jiwa Sosial Bhabinkamtibmas Kutajaya, Bedah Rumah Warga Jadi Bukti Kepedulian

Redaksi
Kamis, 24 September 2026 | 16:20 WIB Last Updated 2026-09-24T09:22:24Z

Caption : Rumah Tita Mulyadi warga Kampung Benteng RT 008/004, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Sebelum di perbaiki dan Sedang Dalam tahap Pembangunan, Kamis (24/9/2026).

terbit.id, Sukabumi - Kepedulian terhadap kondisi warga tidak hanya ditunjukkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Bhabinkamtibmas Desa Kutajaya, Bripka Afif Fakhruddin, memilih turun langsung membantu warga yang membutuhkan melalui aksi bedah rumah.

Langkah tersebut dilakukan setelah Afif mengetahui kondisi keluarga Tita Mulyadi (46) dan Santi Yuliana (44), warga Kampung Benteng RT 008/004, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.

Kepedulian Afif kemudian menggerakkan sejumlah unsur Mitra Desa untuk ikut turun tangan. Bersama Babinsa, perwakilan BKKBN, Bidan Desa, Pemerintah Desa, BPD, MUI, Pemerintah Kecamatan Cicurug, masyarakat hingga ormas BBRP, upaya perbaikan rumah keluarga tersebut mulai dilakukan.

"Insya Allah, untuk rumahnya sekarang ini sudah mulai diperbaiki sudah berjalan enam hari dari target 3 minggu, juga pengobatan gratis juga sudah pernah dilakukan oleh bidan," ujar Afif kepada terbit.id, Kamis (24/9/2026).

Bagi Afif, membantu warga bukan hanya dilakukan ketika terjadi persoalan keamanan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap kondisi sosial warga, terutama mereka yang sedang menghadapi keterbatasan.

Keluarga Tita dan Santi diketahui tinggal di bangunan berukuran sekitar 5x5 meter di atas lahan seluas 35 meter persegi. Rumah tersebut dihuni empat orang, dengan ruang tidur yang menyatu dengan dapur serta kondisi bangunan yang membutuhkan perbaikan.

Selain persoalan tempat tinggal, keluarga tersebut juga menghadapi masalah kesehatan dan ekonomi. Santi telah menderita penyakit amandel selama hampir delapan tahun yang membuat aktivitasnya terganggu. Sementara itu, Tita bekerja serabutan dan Santi membantu menjual sayuran milik orang lain.

Penghasilan keduanya rata-rata sekitar Rp90 ribu per hari dan tidak selalu didapatkan karena bergantung pada pekerjaan yang tersedia. Kondisi tersebut membuat kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan menjadi beban tersendiri bagi keluarga.

Melihat keadaan tersebut, Afif tidak hanya mengupayakan perbaikan rumah. Pendampingan kesehatan dan pengobatan juga dilakukan dengan melibatkan Bidan Desa agar kondisi Santi mendapat perhatian.

Kepedulian tersebut mendapat dukungan dari Kepala Desa Kutajaya, Udin Suherman. Ia mengapresiasi langkah yang dilakukan Bhabinkamtibmas sebagai Mitra Desa dan memastikan pemerintah desa turut membantu meringankan beban warganya.

"Iya, saya sangat mengapresiasi, kita dari pemerintah desa juga sudah terjun ke lokasi dan Insya Allah akan mengulurkan bantuan untuk mereka," kata Udin.

Gerakan bersama tersebut menjadi contoh bahwa peran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak sebatas menjaga kamtibmas. Kepedulian sosial yang diwujudkan melalui aksi nyata seperti bedah rumah dapat menjadi jembatan untuk membantu warga menghadapi persoalan kehidupan. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jiwa Sosial Bhabinkamtibmas Kutajaya, Bedah Rumah Warga Jadi Bukti Kepedulian

Trending Now

Iklan