Jembatan See KASEP Buka Akses Warga Bojongsawah, Dari Jalan Terjal Menuju Pendidikan dan Ekonomi yang Lebih Lancar

Redaksi
Jumat, 11 September 2026 | 19:30 WIB Last Updated 2026-09-11T12:32:25Z
terbit.id, Sukabumi - Harapan warga Kampung Cipari, Lemurhuma, dan Awilega, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, untuk memiliki akses penghubung yang lebih mudah akhirnya terwujud. Jembatan Beton Garuda “See KASEP” Tahap VI yang dibangun Kodim 0607/Kota Sukabumi kini resmi digunakan masyarakat.

Jembatan yang diresmikan Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, Jumat (11/9/2026), tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung antarkampung. Keberadaannya diharapkan memangkas hambatan mobilitas warga sekaligus membuka akses yang lebih mudah terhadap pendidikan, layanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian.

Jembatan tersebut berada di Kampung Cipari RT 01/06, Desa Bojongsawah, dan menghubungkan tiga wilayah, yakni Kampung Cipari, Kampung Lemurhuma, dan Kampung Awilega.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan jembatan menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Akses yang lebih baik membuat warga lebih mudah bepergian, sementara anak-anak memperoleh jalur yang lebih nyaman menuju sekolah. Di sisi lain, petani juga mendapatkan kemudahan dalam membawa hasil pertanian untuk dipasarkan.

Bukan Sekadar Nama, KASEP Punya Harapan

Kepala Desa Bojongsawah Mahmud Faisal, mengatakan nama See KASEP sengaja diberikan dengan membawa pesan dan harapan bagi masyarakat.

KASEP merupakan akronim dari Kreatif, Agamis, Sehat, Edukatif, dan Produktif. Menurut Mahmud, pembangunan fisik jembatan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Huruf E, yang berarti edukatif, menjadi salah satu gambaran harapan agar masyarakat, khususnya anak-anak, semakin mudah mengakses pendidikan dan berbagai kegiatan pembelajaran.

“Jadi KASEP ini bukan hanya nama jembatan. Ada doanya. Mudah-mudahan masyarakatnya kreatif, agamis, sehat, edukatif dan produktif. Kalau jembatannya sudah KASEP, mudah-mudahan yang lewat juga ikut KASEP,” ujar Mahmud dalam suasana penuh keakraban.

Ia berharap jembatan tersebut tidak hanya kokoh secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan.

Akses Pendidikan hingga Hasil Pertanian

Camat Kebonpedes Yayah Sobariyah, menilai keberadaan Jembatan Garuda See KASEP memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain memperlancar mobilitas, jembatan tersebut dinilai membantu anak-anak dalam mengakses sekolah serta mempermudah masyarakat mengangkut dan memasarkan hasil pertanian.

Namun, menurut Yayah, pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan tanggung jawab untuk menjaganya. Ia mengajak masyarakat melakukan pemeliharaan secara bersama-sama agar jembatan dapat digunakan dalam waktu panjang.

“Membangun mungkin hanya sekali, tetapi memelihara harus dilakukan terus-menerus,” katanya.

Pesan tersebut menjadi penting karena keberlanjutan manfaat jembatan sangat bergantung pada kepedulian warga. Kebersihan, keamanan, dan kondisi fisik jembatan diharapkan terus dijaga melalui semangat gotong royong.

Jembatan Keenam Kodim 0607

Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri mengatakan pembangunan Jembatan Garuda See KASEP merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu mengatasi kebutuhan masyarakat di wilayah teritorialnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut lahir dari sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat.

“Jembatan ini merupakan jembatan keenam yang kita bangun sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat di wilayah teritorial Kodim 0607/Kota Sukabumi,” ujar Beny.

Menurutnya, TNI tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, Kodim 0607/Kota Sukabumi akan terus membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat dalam membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga sesuai tugas dan kemampuan yang dimiliki.

Meski Desa Bojongsawah secara administratif berada di Kabupaten Sukabumi, wilayah tersebut masuk dalam wilayah teritorial Kodim 0607/Kota Sukabumi. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar bagi jajaran TNI untuk tetap hadir dalam pembinaan dan pengabdian kepada masyarakat setempat.

Beny juga meminta jajaran Koramil untuk terus aktif melakukan pendataan terhadap kondisi masyarakat, termasuk menerima informasi mengenai warga yang membutuhkan bantuan.

“Silakan masyarakat menyampaikan setiap kebutuhan maupun permasalahan melalui pemerintah desa maupun jajaran Koramil. Kita akan berupaya membantu sesuai tugas dan kemampuan yang kita miliki,” tegasnya.

Gotong Royong yang Berujung Manfaat
Apresiasi juga disampaikan Ketua BPD Bojongsawah Erwin Solehudin. Ia menilai pembangunan jembatan tidak hanya memberikan perubahan pada akses fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah dan masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menghubungkan silaturahmi, memperlancar aktivitas masyarakat dan membuka kesempatan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Peresmian jembatan dihadiri sekitar 150 orang. Sejumlah unsur yang hadir antara lain Danramil 0607-01/Sukaraja Kapten Inf Ahmad Amin, Camat Kebonpedes Yayah Sobariyah, Kapolsek Kebonpedes Iptu Ajat Munajat, Ketua MUI Kecamatan Kebonpedes KH. M.E. Kurtubi, Ketua PGRI Kecamatan Kebonpedes Mohammad Akhyarul Umam,  Kepala KUA Kecamatan Kebonpedes H. Ruslan Abdullah, Kepala Puskesmas Kebonpedes Lilis Sumiati, tokoh masyarakat Ojang Afandi, Kepala Desa Bojongsawah Mahmud Faisal, Kepala SPPG, BPP serta unsur masyarakat lainnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pesan bahwa pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan, Dandim 0607/Kota Sukabumi secara resmi membuka Jembatan Garuda See KASEP untuk digunakan masyarakat.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Jembatan Garuda See KASEP dengan resmi dapat dipergunakan,” ucap Beny.

Kini, jembatan tersebut memiliki tugas yang jauh lebih besar daripada sekadar menghubungkan satu kampung dengan kampung lainnya. Setiap hari, jembatan akan menjadi bagian dari perjalanan anak-anak menuju sekolah, mobilitas warga menuju fasilitas kesehatan, hingga jalur pengangkutan hasil pertanian.

Karena itu, manfaat Jembatan See KASEP pada akhirnya tidak hanya diukur dari beton dan konstruksi yang berdiri kokoh, tetapi dari seberapa besar infrastruktur tersebut mampu membuka akses, menggerakkan ekonomi, memperkuat hubungan sosial, dan menghadirkan peluang baru bagi masyarakat Bojongsawah.

Jembatan itu kini menghubungkan tiga kampung. Namun, harapan yang dibawanya jauh lebih luas: menghubungkan akses dengan kesempatan, gotong royong dengan kesejahteraan, serta pembangunan dengan kebutuhan nyata masyarakat. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jembatan See KASEP Buka Akses Warga Bojongsawah, Dari Jalan Terjal Menuju Pendidikan dan Ekonomi yang Lebih Lancar

Trending Now

Iklan