Niat Salip Kontainer Berujung Maut, Satu Pemotor Tewas Terlindas di Parungkuda Sukabumi

Redaksi
Kamis, 23 Juli 2026 | 20:07 WIB Last Updated 2026-07-23T13:08:40Z
terbit.id, Sukabumi - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Siliwangi, Kampung Pajagan, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026). Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh ke kolong truk kontainer dan terlindas roda. Sementara seorang pemotor lainnya selamat setelah sempat terjatuh di bawah badan truk.

Satu Pemotor Tewas, Satu Selamat
Berdasarkan informasi yang dihimpun terbit.id, kecelakaan melibatkan sebuah truk kontainer dan dua sepeda motor. Peristiwa bermula ketika sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi B 4717 TMT yang dikendarai Sahrul (26) melaju dari arah Cibadak menuju Bogor.

Di depan Sahrul melaju sebuah truk kontainer. Saat melihat celah untuk mendahului, ia mencoba menyalip kendaraan tersebut. Namun dari arah berlawanan muncul dua unit angkutan kota (angkot).

Sahrul mengaku masih sempat menghindari angkot pertama, tetapi angkot kedua justru berusaha menyalip kendaraan di depannya sehingga ruang yang tersedia semakin sempit. Kondisi itu membuat motornya kehilangan keseimbangan.

Di saat bersamaan, dari belakang datang sepeda motor Honda Supra hitam bernomor polisi F 2972 UX yang kemudian menabrak motor Sahrul hingga keduanya terjatuh.

Akibat benturan tersebut, pengendara Honda Supra terjatuh ke kolong truk kontainer dan terlindas roda hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Sahrul jatuh tepat di bagian tengah kolong truk sehingga tidak terlindas.

Kesaksian Korban Selamat
Sahrul mengaku saat itu sedang menjalankan perjalanan dinas dari kantornya menuju Bogor melalui Sukabumi.

"Saya ada perjalanan dinas dari kantor. Dari arah Cibadak menuju Bogor. Di depan saya ada kontainer, saya lihat ada ruang untuk menyalip, kemudian saya ambil kesempatan itu," ujar Sahrul, kepada terbit.id, Kamis (23/7/2026). 

Namun, di luar perkiraannya, dari arah berlawanan melintas dua angkutan kota.

"Saya lihat ada angkot dari depan. Angkot pertama mungkin masih bisa diantisipasi, tapi angkot kedua malah mencoba menyalip angkot yang pertama. Akhirnya saya kehilangan keseimbangan," katanya.

Ia mengaku sempat mengerem, tetapi motornya justru ditabrak dari belakang oleh motor korban.

"Saya coba rem belakang, tapi tiba-tiba ditabrak motor dari belakang. Saya jatuh ke kolong kontainer. Posisi saya pas di tengah badan truk, bukan di jalur ban," ungkapnya.

Menurut Sahrul, ia baru mengetahui bahwa pengendara yang menabraknya ikut terjatuh setelah kejadian berlangsung.

"Saya juga tidak tahu kalau korban ada di belakang saya karena tidak melihat spion. Yang sangat saya sesalkan, korban akhirnya terlindas. Helmnya juga sampai pecah," ucapnya.

Meski sempat masuk ke kolong truk, Sahrul mengaku selamat tanpa mengalami luka. 

"Alhamdulillah saya tidak mengalami luka berat. Mungkin karena saya memakai jaket dan celana yang cukup tebal. Setelah kejadian saya langsung ditolong warga," tuturnya.

Ia juga menyebut kondisi lalu lintas saat kejadian tergolong ramai lancar.

Korban dilarikan ke instalasi Kamar Jenazah RSUD Sekarwangi Cibadak. Hingga berita ini diterbitkan, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan, termasuk memintai keterangan para saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Niat Salip Kontainer Berujung Maut, Satu Pemotor Tewas Terlindas di Parungkuda Sukabumi

Trending Now

Iklan