terbit.id, Sukabumi - Seorang pedagang tahu mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah tertabrak mobil Toyota Rush dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Exit Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Rush bernomor polisi F 1292 VC, satu unit Toyota Avanza, satu mobil pikap pengangkut ayam, serta seorang pedagang tahu yang biasa berjualan di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Adi (32), kecelakaan bermula ketika Toyota Rush putih melaju dari arah Cibadak menuju Cicurug. Saat tiba di persimpangan lampu merah Exit Tol Parungkuda, kendaraan tersebut diduga masuk ke jalur berlawanan arah hingga akhirnya kehilangan kendali.
"Mobil Toyota Rush putih dari arah Cibadak ke Cicurug. Pas di lampu merah itu masuk ke jalur yang berlawanan arah. Kayaknya pengemudinya ngantuk," kata Adi kepada terbit.id di lokasi.
Menurutnya, kondisi lalu lintas saat itu terpantau lancar dan tidak terjadi antrean kendaraan. Namun, warga tiba-tiba dikejutkan oleh suara benturan keras dari arah persimpangan.
Adi menjelaskan, sebelum menghantam kendaraan lain, Toyota Rush terlebih dahulu naik ke pembatas jalan dan menabrak pedagang tahu yang berada di sekitar lokasi. Korban bahkan sempat terseret beberapa meter sebelum kendaraan menghantam kendaraan lainnya.
"Nabrak dulu tukang tahu, terus tukang tahunya keseret. Setelah itu baru nabrak kendaraan lain," ujarnya.
Setelah menabrak pedagang tahu, mobil tersebut kemudian menghantam Toyota Avanza dan mobil pikup pengangkut ayam yang sedang berhenti di lampu merah dari arah berlawanan. Kendaraan juga sempat menabrak pembatas jalan serta tiang penerangan jalan umum (PJU).
Sementara itu, sopir sekaligus pemilik Toyota Rush, Ujang Koswara, mengakui dirinya mengalami kantuk saat mengemudikan kendaraan.
"Ngantuk ya. Penyebabnya ngantuk, tidak ada yang lain," kata Ujang.
Ia membenarkan bahwa kendaraannya sempat menyenggol dua kendaraan lain setelah kehilangan kendali.
"Mobil ayam satu, tapi enggak seberapa. Yang penyok itu Avanza," ujarnya.
Terkait informasi adanya korban pedagang tahu, Ujang mengaku belum sempat melihat langsung kondisi korban karena masih fokus pada penanganan kejadian.
"Oh iya, tukang tahu satu katanya. Saya juga belum lihat nih," ucapnya.
Di lokasi yang sama, Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Parungkuda, Bripka Riadho Purba, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kecelakaan tersebut. Namun berdasarkan keterangan awal pengemudi, faktor kantuk diduga menjadi penyebab utama insiden tersebut.
"Kronologis kecelakaannya kita belum tahu pasti. Menurut keterangan pengendara yang tadi kita sempat mengobrol, pengendaranya merasa ngantuk sehingga lepas kendali," kata Purba.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun seorang pedagang tahu mengalami luka dan langsung dievakuasi ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban luka tadi dari pedagang yang biasa mangkal di sini, sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Sekarwangi untuk mendapatkan pertolongan," jelasnya.
Menurut Purba, pengemudi dan penumpang Toyota Rush hanya mengalami luka ringan dan tidak memerlukan penanganan serius.
Usai menerima laporan, petugas Unit Lantas Polsek Parungkuda langsung mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas.
Kecelakaan ini di tangani oleh Unit Laka lantas Polres Sukabumi, melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut (R.Cking).

