Deni Gunawan Ajak Warga Cidahu Perangi Bank Emok, Reses Dijadikan Ruang Edukasi Masyarakat

Redaksi
Kamis, 04 Juni 2026 | 20:28 WIB Last Updated 2026-06-04T13:30:37Z
terbit.id, Sukabumi - Reses anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, Deni Gunawan, di Perum Babakan Pari Regency (BPR), Kampung Pojok RT 01/05, Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu, Kamis (4/6/2026), tidak sekadar menjadi forum penyerapan aspirasi masyarakat.

Dalam kegiatan reses kedua tahun 2026 itu, Deni justru menekankan pentingnya edukasi publik, mulai dari pemahaman fungsi DPRD hingga bahaya praktik pinjaman berbunga tinggi yang dikenal masyarakat sebagai "bank emok".

Suasana reses pun dibuat lebih interaktif. Deni menggelar kuis seputar pemerintahan dan fungsi legislatif. Warga yang mampu menjawab pertanyaan mendapat hadiah uang tunai Rp50 ribu.

Menurut Deni, pola tersebut sengaja dilakukan agar masyarakat tidak hanya datang menyampaikan keluhan, tetapi juga memperoleh pengetahuan yang bermanfaat.

"Di reses kedua ini memang aspirasi masyarakat tidak jauh berbeda, mulai dari infrastruktur, fasilitas pendidikan dan sebagainya. Tapi saya lebih menekankan bahwa setiap reses peserta harus mendapatkan edukasi," kata Deni kepada terbit.id Kamis (4/6/2026). 

Ia menjelaskan, kuis yang rutin digelar dalam setiap reses memiliki tujuan agar masyarakat lebih memahami tugas dan fungsi pemerintahan sekaligus meninggalkan kesan positif setelah kegiatan berakhir.

"Kenapa saya selalu mengadakan kuis? Pertama untuk memberikan kesan kepada masyarakat, kedua supaya lebih akrab, dan ketiga karena ilmu yang didapat dari reses ini sangat banyak," ujarnya.

Deni menilai masih banyak aparatur lingkungan maupun kader masyarakat yang belum memahami kondisi wilayahnya secara menyeluruh. Padahal, menurutnya, pemahaman tersebut penting untuk mendeteksi berbagai persoalan sosial yang membutuhkan perhatian pemerintah.

"Tadi yang hadir kader, RT dan RW. Jangan sampai tidak tahu warga mana yang harus dibantu, mana yang perlu mendapatkan bantuan secara berkala. Jangan sampai kita hidup di kota, tapi masih ada warga stunting atau rumah tidak layak huni yang belum tersentuh bantuan," tegasnya.

Selain persoalan sosial, legislator asal daerah pemilihan II itu juga menyoroti maraknya praktik bank emok yang masih membayangi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan ibu rumah tangga.

Menurut Deni, pemberantasan bank emok harus menjadi perhatian bersama karena bunga pinjaman yang tinggi kerap membuat masyarakat terjerat utang berkepanjangan.

"Kalau pokok-pokok pikiran saya di Desa Babakan Pari ini salah satunya pemberantasan bank emok. Infrastruktur tentu tetap penting, tetapi persoalan bank emok juga harus menjadi perhatian," katanya.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui BPR telah memiliki program pinjaman tanpa bunga yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif permodalan.

Deni menilai program tersebut belum sepenuhnya diketahui warga sehingga perlu terus disosialisasikan.

"Saya sedang mensosialisasikan program pemerintah daerah melalui BPR. Ada program pinjaman tanpa bunga. Ini sangat membantu dibanding meminjam ke bank emok yang bunganya luar biasa tinggi sehingga bukan membantu, malah mencekik," ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih sumber pembiayaan usaha dan memanfaatkan program yang telah disiapkan pemerintah.

Bahkan secara tegas Deni meminta masyarakat bersama-sama menolak keberadaan bank emok di lingkungan masing-masing.

"Bikin banner-banner di setiap RT. Tulis saja, usir bank emok. Sekali lagi, usir bank emok," ujar Deni seraya tertawa. 

Di sisi lain, Deni juga melihat perkembangan ekonomi di Kecamatan Cidahu, khususnya Desa Babakan Pari, terus menunjukkan tren positif. Kehadiran sejumlah perusahaan dan investor dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pertumbuhan investasi tersebut juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah melalui sektor pajak.

"Alhamdulillah perekonomian terus meningkat setelah hadirnya investor dan perusahaan-perusahaan baru. Tenaga kerja terserap dan pada akhirnya akan berdampak terhadap peningkatan PAD melalui pajak," pungkasnya. (R.Cking) 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Deni Gunawan Ajak Warga Cidahu Perangi Bank Emok, Reses Dijadikan Ruang Edukasi Masyarakat

Trending Now

Iklan