Deni Gunawan Ajak Pemuda Babakanjaya Jadi Motor Perubahan, Soroti Kepemimpinan Desa dan Dorong Aspirasi Petani

Redaksi
Kamis, 04 Juni 2026 | 14:56 WIB Last Updated 2026-06-04T07:58:37Z


terbit.id, Sukabumi - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Deni Gunawan, mengajak generasi muda untuk menjadi penggerak perubahan di Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda. Dalam kegiatan reses masa sidang II Tahun 2026 yang digelar di MD Al Mahmudiyah, Kampung Ciburial RT 01/01, Desa Babakanjaya, Kamis (4/6/2026).

Deni menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola pemerintahan desa sekaligus mendorong semangat gotong royong masyarakat untuk membangun daerahnya sendiri.

Kegiatan yang dihadiri puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum Kepemudaan RW 01 (Foker) tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dengan masyarakat mengenai berbagai persoalan yang tengah dihadapi Desa Babakanjaya.

Menurut Deni, kondisi desa saat ini membutuhkan perhatian dan pembenahan dari berbagai sektor. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda, untuk tetap kompak dan berani memperjuangkan hal-hal yang benar demi kemajuan desa.


"Di Desa Babakanjaya ini terjadi keinginan masyarakat untuk melakukan pembaharuan. Pembaharuan itu meliputi pemerintahan desa yang lebih baik, BPD yang lebih baik, RT yang lebih baik, termasuk forum kepemudaannya. Masyarakat ingin kehidupan yang lebih baik ke depan dan itu harus kita respons bersama," ujar Deni.

Politisi Golkar tersebut mengungkapkan, dirinya sengaja kembali menggelar reses di Desa Babakanjaya karena ingin memastikan proses pembinaan masyarakat berjalan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial yang selesai dalam satu pertemuan.

"Saya sudah empat kali hadir di sini. Kenapa empat kali? Karena pembinaan itu tidak cukup satu kali. Konsep reses saya bukan datang lalu dilupakan. Harus ada proses pembinaan berkelanjutan dan evaluasi terhadap aspirasi yang sudah disampaikan masyarakat," ujar Deni kepada terbit.id

Deni menjelaskan, salah satu aspirasi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut berasal dari kelompok pemuda yang tengah menghimpun kegiatan sosial berupa program rumah tidak layak huni (Rutilahu). Selain itu, masyarakat juga menginginkan adanya perubahan dalam tata kelola pemerintahan desa agar lebih baik dan lebih berwibawa.

Ia menilai kualitas pelayanan publik dan kewibawaan pemerintah desa sangat bergantung pada sosok pemimpinnya.

"Pemimpin harus bisa memberikan contoh yang baik. Kita berharap ke depan kepala desa memiliki jiwa kepemimpinan yang bersih dan jujur. Saya pernah mendukung siapa pun secara politik, tetapi ketika ada yang tidak benar, saya harus objektif. Mari bersama-sama membangun Desa Babakanjaya karena yang paling memahami desa ini adalah masyarakatnya sendiri," tegasnya.

Selain persoalan pemerintahan, sektor pertanian juga menjadi perhatian dalam reses tersebut. Sejumlah kelompok tani mengajukan bantuan alat pertanian berupa traktor dan kultivator guna mendukung produktivitas pertanian.

Menanggapi hal itu, Deni memastikan aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui mekanisme pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD setelah kondisi anggaran daerah kembali normal.

"Ada permintaan bantuan traktor dan kultivator dari kelompok tani. Insyaallah akan kita dorong pada tahun 2027 setelah anggaran memungkinkan. Namun semuanya harus melalui proses verifikasi agar benar-benar tepat sasaran dan diterima kelompok tani yang aktif," jelasnya.

Ia menegaskan tidak ingin bantuan diberikan kepada kelompok tani fiktif. Oleh karena itu, proses verifikasi akan melibatkan pemerintah desa, BPD, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan legalitas dan keberadaan kelompok penerima manfaat.

Deni juga mengingatkan masyarakat agar memahami bahwa setiap aspirasi yang disampaikan melalui reses membutuhkan proses penganggaran yang tidak bisa direalisasikan secara instan.

"Input hari ini adalah untuk tahun depan. Aspirasi yang disampaikan tahun lalu adalah yang sedang kita perjuangkan sekarang. Tidak ada yang simsalabim. Semua harus melalui proses dan disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah," ungkapnya.

Menutup kegiatan reses, Deni memberikan pesan kepada seluruh masyarakat Desa Babakanjaya agar tidak kehilangan harapan dalam memperbaiki kondisi desa.

"Tetap semangat, jangan putus asa. Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri, memperbaiki pemerintahan desa, dan membangun daerah. Selama ada kemauan, perubahan itu pasti bisa diwujudkan," pungkasnya. (R.Cking).

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Deni Gunawan Ajak Pemuda Babakanjaya Jadi Motor Perubahan, Soroti Kepemimpinan Desa dan Dorong Aspirasi Petani

Trending Now

Iklan