Wabup Sukabumi Andreas Soroti Sampah dan Saluran Mampet Pemicu Banjir di Jalan Cidahu

Redaksi
Senin, 11 Mei 2026 | 11:18 WIB Last Updated 2026-05-11T04:20:22Z
terbit.id, Sukabumi - Wakil Bupati Sukabumi Andreas meninjau langsung lokasi banjir di Jalan Raya Cidahu, Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5/2026). Luapan air yang merendam ruas jalan Caringin-Cidahu diduga dipicu tumpukan sampah dan saluran air yang tersumbat.

Pantauan terbit.id, dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati Andreas didampingi Kepala Desa Pondokaso Tonggoh Hendi, melihat kondisi saluran drainase dan gorong-gorong yang dipenuhi sampah hingga menyebabkan aliran air meluap ke badan jalan.

Tagana kecamatan Cidahu, staf desa Pondokaso tonggoh bersama warga membersihkan sampah dari dalam saluran drainase.

Andreas mengatakan, persoalan sampah menjadi salah satu penyebab utama banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan PU untuk segera melakukan penanganan.

“Saya dengan Pak Kades Pondokaso Tonggoh meninjau langsung beberapa hari yang lalu terjadinya banjir di ruas jalan Caringin-Cidahu. Memang di sini ada beberapa permasalahan, salah satunya adalah sampah,” ujar Andreas kepada kepada terbit.id Senin (11/5/2026). 

Ia menambahkan, DLH dijadwalkan segera turun tangan membersihkan tumpukan sampah yang berada di sekitar permukiman warga.

“Tadi saya sudah koordinasi dengan Dinas LH yang insya Allah besok akan ada tindakan, terutama untuk sampah-sampah yang menumpuk di warga,” katanya.

Selain persoalan sampah, Andreas juga menyoroti banyaknya saluran air dan gorong-gorong yang tersumbat sampah sehingga memperparah genangan saat hujan deras turun.

“Kemudian yang kedua, saya melihat di sini ada saluran ataupun solokan, gorong-gorong yang mampet. Nanti kemungkinan ke depan akan kita tertibkan semuanya. Mudah-mudahan ini tidak lagi terjadi banjir ke depannya,” ungkapnya.

Menurut Andreas, penanganan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Pada intinya kita semua harus menjaga bersama-sama ketertiban, baik itu terkait dengan pembuangan sampah, termasuk bangunan-bangunan yang ada di pinggir bahu jalan. Jadi tidak boleh seenaknya bikin cor-coran sehingga terjadi sumbatan-sumbatan yang sulit untuk dibersihkan,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan demi mencegah banjir kembali terjadi di wilayah tersebut.

“Ya mudah-mudahan kita menjaga semua kebersamaan dan ketertiban biar kenyamanan untuk semua,” tambah Andreas.

Terkait cor-coran tertutup rapat didepan usaha masyarakat, Andreas memastikan pihaknya segera mengoordinasikan langkah antisipasi bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Ya insya Allah besok saya kumpulkan antara Dinas PU dan Dinas LH,” tandasnya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wabup Sukabumi Andreas Soroti Sampah dan Saluran Mampet Pemicu Banjir di Jalan Cidahu

Trending Now

Iklan