Ka Disdik Langsung Meninjau Dua Kelas SDN Ciganas Ciambar Sukabumi yang Ambruk

Redaksi
Minggu, 03 Mei 2026 | 21:33 WIB Last Updated 2026-05-03T14:35:27Z
terbit.id, Sukabumi - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena, langsung meninjau dua ruang kelas di SD Negeri (SDN) Ciganas, Kampung Ciganas, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, atapnya ambruk pada Minggu (3/5/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan dipicu hujan berkepanjangan. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, langsung meninjau lokasi kejadian pada hari yang sama. Ia menjelaskan bahwa bangunan sekolah tersebut sebelumnya memang sudah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon pada beberapa ruang kelas.

Menurut Deden, pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, termasuk ruang kelas yang tidak terdampak langsung oleh insiden sebelumnya. Hasilnya, SDN Ciganas telah masuk dalam daftar prioritas pembangunan.

“Sekolah ini sebelumnya sudah terdampak musibah tertimpa pohon di beberapa ruang kelas. Kami dari Dinas Pendidikan sudah melakukan pengecekan, termasuk terhadap struktur bangunan lainnya. Setelah diteliti, sekolah ini memang sudah masuk prioritas untuk pembangunan, bahkan bukan hanya satu kelas, tetapi secara keseluruhan,” ujar Deden, Minggu (3/5/2026). 

Ia menambahkan, ambruknya atap dua ruang kelas pada Minggu pagi dipicu oleh kondisi struktur bangunan yang sudah rapuh dan tidak mampu menahan beban, terlebih saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Karena kondisi bangunan sudah rusak dan diperparah hujan lebat, akhirnya tidak mampu menahan beban dan ambruk hari ini,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, lanjut Deden, akan segera mengambil langkah cepat untuk menangani kondisi tersebut. Pembangunan kembali sekolah ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun 2026 melalui berbagai sumber pendanaan.

“Insyaallah tahun ini akan kita bangun kembali. Kita akan upayakan melalui program bantuan presiden untuk revitalisasi, serta didukung pembiayaan dari APBD,” katanya.

Meski terjadi kerusakan, proses kegiatan belajar mengajar, termasuk pelaksanaan ujian siswa, dipastikan tetap berjalan. Sekolah akan memanfaatkan ruang kelas yang masih layak serta fasilitas lain sebagai alternatif sementara.

Deden memastikan, pihak sekolah telah menyiapkan skema darurat agar kegiatan pendidikan tidak terganggu.

“Untuk kegiatan belajar mengajar, khususnya ujian yang akan dilaksanakan mulai Senin, tetap bisa berjalan. Kita manfaatkan ruang yang masih bisa digunakan, termasuk mushola sebagai tempat sementara,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen agar para siswa tetap dapat mengikuti proses pembelajaran dengan aman dan nyaman meski dalam kondisi terbatas. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ka Disdik Langsung Meninjau Dua Kelas SDN Ciganas Ciambar Sukabumi yang Ambruk

Trending Now

Iklan