terbit.id, Sukabumi - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi terus melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran dan keamanan arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Meski sempat terjadi antrean kendaraan pada jam pulang kerja karyawan pabrik, kondisi arus lalu lintas secara umum masih dapat dikendalikan berkat pengaturan intensif dari petugas di lapangan.
Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat mengatakan, kepadatan kendaraan sempat terjadi pada sore hari ketika para karyawan pabrik pulang kerja. Namun, personel Satlantas yang sudah disiagakan di sejumlah titik rawan segera melakukan pengaturan arus lalu lintas sehingga kemacetan dapat diurai.
“Kendati sempat terjadi antrean kendaraan pada sore hari saat karyawan pulang kerja dari pabrik, anggota Satlantas langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan atau stuck,” ujar Hidayat, kepada terbit.id, Senin(16/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026, Satlantas Polres Sukabumi telah menempatkan personel di berbagai titik yang dinilai rawan terjadi kepadatan kendaraan, terutama di kawasan industri dan jalur utama yang dilalui pemudik.
Selain itu, petugas juga melakukan sejumlah langkah strategis seperti sosialisasi dan penyekatan terhadap kendaraan angkutan barang sumbu tiga non sembako yang masih mencoba melintas selama masa pembatasan angkutan.
Menurut Hidayat, pihaknya juga menerapkan rekayasa lalu lintas serta kanalisasi kendaraan untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar. Bahkan, Satlantas Polres Sukabumi juga membentuk tim khusus pengurai kemacetan yang bertugas bergerak cepat apabila terjadi penumpukan kendaraan di jalur mudik.
“Anggota satuan lalu lintas sudah tersebar di titik-titik rawan macet. Kami juga melakukan rekayasa lalu lintas dan kanalisasi kendaraan agar arus tetap berjalan dengan lancar, serta membentuk tim urai kemacetan,” jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun saat ini masih dalam situasi Operasi Ketupat Lodaya dan sebagian pabrik di wilayah Kabupaten Sukabumi masih beroperasi, pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif dengan menempatkan personel di lokasi-lokasi yang menjadi titik keluar masuk karyawan pabrik.
Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir potensi kepadatan lalu lintas yang dapat mengganggu perjalanan masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Sukabumi.
“Kendati masih ada beberapa pabrik yang beroperasi, kami tetap mengantisipasi dengan menempatkan anggota di titik rawan saat karyawan bubar dan masuk pabrik,” tambahnya.
Hidayat menegaskan, berbagai upaya yang dilakukan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran.
“Upaya ini kami lakukan bukan hanya untuk kelancaran arus mudik, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah hukum Polres Sukabumi,” tandasnya. (R.Cking).

