Tedi Setiadi Tegaskan Kades Serius Input SIPD, Aspirasinya Nyata Bisa di Nikmati oleh Desa di Kec Cidahu

Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026 | 13:36 WIB Last Updated 2026-02-12T06:38:03Z
terbit.id, Sukabumi - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Tedi Setiadi, menegaskan pentingnya keseriusan kepala desa dalam mengawal usulan pembangunan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Penegasan itu disampaikan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cidahu, Senin (12/2/2026).

Dalam forum tersebut, Tedi memaparkan bahwa selama satu periode jabatannya, aspirasi yang ia dorong telah terealisasi di delapan desa di Kecamatan Cidahu. Ia bahkan secara langsung mengonfirmasi kepada para kepala desa terkait usulan yang telah diperjuangkannya.

“Alhamdulillah, dalam satu periode ini hampir setiap desa di Kecamatan Cidahu ada aspirasi saya yang masuk. Ada yang sekolah, ada juga beberapa titik pembangunan lainnya,” ujar Tedi di hadapan peserta Musrenbang.

Ia mengakui, tidak semua desa aktif menjalin komunikasi dengannya. Namun demikian, hal itu tidak menjadi penghalang dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Memang tidak semua desa intens komunikasi dengan saya. Tapi walaupun begitu, aspirasinya tetap saya dorong dan Alhamdulillah sudah banyak yang masuk di Kecamatan Cidahu,” tegasnya.

Tedi juga menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur, termasuk ruas Jalan Cidahu yang diusulkan mendapat anggaran sekitar Rp500 juta. Sementara untuk program pembangunan kantor kecamatan Cidahu, total anggaran yang direncanakan mencapai sekitar Rp3,4 miliar.

Namun ia menjelaskan, pada tahun 2026 sejumlah program jalan lingkungan untuk beberapa kecamatan mengalami penghapusan sementara. Berdasarkan penjelasan dari pihak Bappelitbangda dan instansi terkait, hanya tujuh kecamatan yang mendapatkan alokasi jalan lingkungan, dan Cidahu tidak termasuk di dalamnya.

“Khusus jalan lingkungan memang untuk 2026 Cidahu tidak masuk. Tapi jangan putus asa, masih banyak program lain di luar itu yang bisa diperjuangkan,” katanya.

Dalam Musrenbang tersebut, tercatat 17 usulan prioritas kecamatan yang terinput dalam SIPD. Tedi mengingatkan agar setiap desa serius mengawal usulan agar tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.

“Kalau tidak masuk dan tidak terinput di SIPD, bagaimana bisa ada pembangunan? Jangan jadikan Musrenbang ini hanya seremonial. Harus ada keseriusan dari semua pihak, terutama kepala desa,” tegas Tedi.

Ia juga mengingatkan bahwa masa input SIPD dibuka pada 16 Februari hingga 23 Maret. Ia meminta desa-desa, termasuk Desa Jayabakti yang memiliki 14 usulan, segera melengkapi proposal dan menginputnya secara konkret.

“Silakan masukkan ke SIPD saya, lengkap dengan proposalnya. Jangan cuma menunggu. Harus jemput bola,” ujarnya.

Sebagai pimpinan di Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Tedi memastikan dirinya bersama anggota DPRD dari komisi lain siap mengawal aspirasi masyarakat, selama sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku di Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

Ia juga menyinggung berkurangnya dana desa pada tahun anggaran berjalan. Meski demikian, ia berharap semangat memperjuangkan aspirasi masyarakat tidak ikut menurun.

“Anggaran dana desa memang berkurang, tapi semangat tidak boleh berkurang. DPRD siap memperjuangkan aspirasi masyarakat Cidahu,” tandasnya.

Dengan komitmen tersebut, Tedi berharap sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan DPRD semakin kuat agar pembangunan di wilayah Cidahu dapat berjalan optimal dan merata. (R.Cking). 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tedi Setiadi Tegaskan Kades Serius Input SIPD, Aspirasinya Nyata Bisa di Nikmati oleh Desa di Kec Cidahu

Trending Now

Iklan