Malam Tahun Baru Berdarah di Sukabumi: 4 Remaja Dibacok OTK, Satu Korban Terancam Amputasi

Redaksi
Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:17 WIB Last Updated 2026-01-03T03:17:00Z

TERBIT.ID, Sukabumi – Perayaan malam pergantian tahun 2026 di Kota Sukabumi diwarnai aksi kekerasan mencekam. Empat orang remaja laki-laki menjadi korban pembacokan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Rabu (1/1/2026) dini hari. Akibat serangan brutal tersebut, seluruh korban harus dilarikan ke IGD RSUD R. Syamsudin, SH (RSUD Bunut) untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

​Humas RSUD R. Syamsudin, SH, Irfan Nugraha, mengonfirmasi bahwa para korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 00.30 WIB dengan kondisi luka sabetan benda tajam yang cukup parah.

​Dari total empat korban yang masuk, tim medis membagi tingkat keparahan luka menjadi dua kategori. Berdasarkan laporan terbaru, dua korban telah diperbolehkan pulang, sementara dua lainnya masih harus menjalani perawatan intensif.

​“Betul, ada empat korban pembacokan yang kami tangani. Dua orang mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan jahitan serta obat-obatan. Sementara dua lainnya mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif,” ujar Irfan kepada media, Sabtu (03/01/2026).

​Berdasarkan keterangan medis dan pengakuan para korban, serangan ini diduga kuat bersifat acak. Para korban yang berusia antara 17 hingga 27 tahun ini mengaku tidak mengenal pelaku dan diserang secara tiba-tiba di lokasi yang berbeda-beda.

​“Pelakunya tidak mereka kenali dan sepertinya serangan ini bersifat acak. Pola luka menunjukkan adanya kekerasan benda tajam, meskipun jenis senjatanya tidak diketahui pasti karena tidak ada yang tertancap pada tubuh pasien,” jelas Irfan.


​Ancaman Amputasi bagi Korban Luka Parah

​Kondisi paling memprihatinkan dialami oleh dua remaja yang masih dirawat. Salah satu korban menderita luka di telapak tangan dan lutut, sedangkan korban lainnya mengalami luka sangat parah pada jari tengah tangan kiri yang nyaris putus.

​Pihak RSUD Bunut kini tengah melakukan observasi ketat untuk menentukan apakah tindakan amputasi perlu dilakukan atau tidak.

​“Rencana amputasi belum bisa dipastikan. Pasien akan dievaluasi lebih lanjut oleh dokter spesialis ortopedi di ruang operasi untuk menentukan tindakan medis selanjutnya,” tambah Irfan.

​Sebagai langkah preventif, tim medis telah memberikan suntikan serum anti-tetanus kepada seluruh korban guna mencegah infeksi lebih lanjut.


​Polisi Masih Bungkam

​Hingga berita ini diterbitkan, motif di balik serangan duka di awal tahun ini masih menjadi teka-teki. Redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepolisian Resor Sukabumi Kota terkait pengejaran pelaku, namun belum mendapatkan jawaban resmi.

​Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat beraktivitas di malam hari, terutama di area-area yang minim penerangan.(KRI)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Malam Tahun Baru Berdarah di Sukabumi: 4 Remaja Dibacok OTK, Satu Korban Terancam Amputasi

Trending Now

Iklan