TERBIT.ID, Sukabumi – Puluhan warga Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, mulai memadati posko kesehatan darurat yang didirikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) pada Rabu (07/01/2026). Kehadiran tim medis ini menjadi tumpuan harapan bagi warga yang sempat terisolasi akibat rusaknya infrastruktur pascabencana.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, PMI Kabupaten Sukabumi mengerahkan sedikitnya 30 personel gabungan yang terdiri dari pengurus, staf, hingga relawan lapangan untuk menyisir kebutuhan warga.
Layanan Kesehatan Gratis dan Paket Logistik
Tidak hanya memberikan layanan kesehatan secara cuma-cuma, PMI juga membawa bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan harian pengungsi. Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menjaga imunitas warga dan memastikan ketersediaan pangan.
"Kita hari ini dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, mulai dari pengobatan kemudian memberikan bantuan mulai dari family kit, beras, mie instan, hingga air minum," ujar Hondo saat ditemui langsung di lokasi bencana.
Ia berharap intervensi cepat ini dapat meringankan beban psikologis dan fisik warga. "Semoga masyarakat yang terdampak ini mendapatkan kebaikan dari bantuan kita," tambahnya.
Tantangan Akses: Distribusi Menggunakan Motor
Meskipun bantuan telah sampai ke titik lokasi, proses distribusi menghadapi kendala besar. Putusnya jembatan utama membuat akses menuju Desa Sukamaju tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Hondo mengungkapkan bahwa tim di lapangan harus bekerja ekstra hati-hati karena mobilitas logistik hanya bergantung pada kendaraan roda dua. Meski tidak terisolasi total, terbatasnya akses ini memperlambat pergerakan bantuan dalam jumlah besar.
Terkait pemulihan jalur transportasi, pihak PMI telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Saat ini, percepatan perbaikan jembatan sedang diupayakan melalui pengadaan material penguat tanah.
"Tadi sempat ngobrol dengan Sekmat, ternyata mereka sedang menunggu bronjong yang memang pada waktu awal dikerjakan itu kurang. Semoga hari ini atau besok bronjong bisa datang dan segera dikerjakan kembali secara gotong royong oleh masyarakat," tutup Hondo.
Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas kondisi warga Desa Sukamaju sembari menunggu perbaikan infrastruktur permanen selesai dilakukan secara swadaya dan bantuan pemerintah.(KRI)

