UPTD Puskesmas Cicurug Sukabumi Evaluasi Program Rutin Kesehatan Ibu dan Anak

Redaksi
Rabu, 21 Juni 2023 | 21:52 WIB Last Updated 2023-06-21T14:54:26Z


TERBIT.ID I Sukabumi - Komitmen bersama lintas sektor dalam upaya peningkatan mutu layanan kesehatan dan keselamatan pasien Puskesmas Cicurug. UPTD Puskesmas Cicurug lakukan evaluasi melalui lokakarya Mini(Lokmin) di Puskesmas Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (21/06/2023). 

Pantauan terbit.id, lokakarya mini (Lokmin) untuk meningkatkan fungsi Puskesmas melalui penggalangan kerjasama tim baik lintas program maupun lintas sektor demi terlaksananya kegiatan Puskesmas. 


Kepala UPTD Puskesmas Cicurug dr. Nina Suminarsih mengatakan, hari ini Puskesmas Cicurug melakukan lokakarya mini (Lokmin) triwulanan rutin. 

" Dimana lokmin ini memang rutin kita laksanakan setiap 3 bulan sekali," Jelas  Nina. 

Lebih lanjut Nina, bahwa kegiatan lokmin ini diikuti oleh seluruh lintas sektor, baik itu dari Muspika, seluruh kepala desa, seluruh dinas instansi maupun kader PKK. 

" Salah satu tujuan kita untuk melaksanakan kegiatan rutin lokmin ini adalah untuk mengevaluasi terkait dengan program kesehatan yang ada di Kecamatan Cicurug khususnya," Paparnya. 

" Perlu saya sampaikan juga bahwa banyak sekali yang mungkin program-program kesehatan salah satu nya adalah kesehatan ibu dan anak, kemudian program gizi maupun dari P2P artinya penyakit yang menular maupun yang tidak menular," Terang Nina, kepada terbit.id, Rabu (21/06/2023). 


Pihaknya menambahkan, bahwa dengan adanya mini lokakarya ini, pihaknya bisa mendapat dukungan dan suport dari semua pihak agar kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Cicurug ini bisa meningkat derajat kesehatannya. 


Diakui Nina, bahwa kasus kematian ibu hamil yang terjadi selama ini yaitu akibat dari kasus pendarahan, jadi untuk mengantisipasi kejadian tersebut setiap ibu hamil harus mempunyai calon pendonor darah. 


"Karena sampai saat ini di kabupaten Sukabumi ternyata kematian ibu hamil masih ada, pada tahun 2022 lalu sebanyak 32 kasus, sedangkan di tahun 2023 sebanyak 11 kasus kematian ibu, mudah-mudahan mudahan tidak bertambah lagi," Ungkapnya. 


Pihaknya berharap, ada kerjasama dari semua sektor, dengan koordinasi yang baik ini maka kita bisa menurunkan angka kematian ibu dan bayi," Harapnya. 



Reporter : Us
Redaktur : R Cking. 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • UPTD Puskesmas Cicurug Sukabumi Evaluasi Program Rutin Kesehatan Ibu dan Anak

Trending Now

Iklan