-->
  • Jelajahi

    Copyright © TERBIT.ID | BERITA TERBIT HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Health

    Reses Dewi Asmara, Partisipasi Generasi Muda Potensi Turunkan Kasus Stunting

    TERBIT.ID
    Selasa, 19 Juli 2022, 17:29 WIB Last Updated 2022-07-19T12:02:39Z

    Dewi Asmara Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Golkar Saat Menggelar Reses di Kafe Sukabumi Komplek Ruko Setia Budi, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa,,(19/7/2022). Foto : (Cking). 

    TERBIT.ID | Sukabumi - Reses lokasi ke 2 anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Golkar Dewi Asmara langsung bertemu dengan konstituennya sampaikan pentingnya generasi muda turut mendukung turunkan kasus Stunting di Sukabumi. Hal tersebut disampaikan di kafe Sukabumi, komplek ruko setia budi Kampung Caringin, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa,,(19/7/2022). 

    Ditemui terbit.id, usai reses anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Golkar Dewi Asmara menyampaikan, hal yang spesifik pada pertemuan lokasi kedua di Desa Nyangkowek ternyata banyak sekali generasi muda yang berpartisipasi. 

    " banyaknya generasi muda yang berpartisipasi menunjukkan bahwa generasi muda Sukabumi punya potensi yang besar karena mereka juga sadar bahwa hidup dengan perencanaan itu akan membuat kehidupan keluarga mereka akan hebat ke depannya, 

    " Tadi dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan justru yang muda-muda yang tidak disangka-sangka itu mereka rupanya diam-diam memperhatikan dan menyadari perlunya dan pentingnya bagaimana kita membentuk keluarga dengan berencana," Tutur Dewi. 

    Lebih lanjut politisi asal Partai Golkar ini menyatakan, Potensi sekali karena untuk perencanaan keluarga mereka sangat hafal. Jadi mungkin kalau yang sudah menikah lebih ke arah kontrasepsi memelihara anak tetapi masih muda bagaimana mencegah stanting salah satunya adalah mempersiapkan pasangan muda yang menikah yang perempuannya jangan terlalu makan zat besi, sehat. 

    " Kesadaran untuk menikah diusia 21-25 tahun, kebanyakan mereka setuju menikah 24-28, harapannya tentu para pemuda akan melakukan pemberdayaan dimana pemuda sebagai bagian perencanaan berkeluarga tentu harus mempersiapkan diri dulu,"tandasnya.(Cking). 
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    KESEHATAN

    +