Dewi Asmara Dorong Masyarakat Cisolok Jadikan Empat Pilar sebagai Pegangan di Era Digital

Redaksi
Sabtu, 12 September 2026 | 12:10 WIB Last Updated 2026-09-17T10:23:16Z
terbit.id, Sukabumi - Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan dinilai semakin penting, terutama bagi generasi muda dan masyarakat secara umum. Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Asmara, mendorong masyarakat Cisolok, Kabupaten Sukabumi, untuk tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi menjadikan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Dewi saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dihadiri oleh ratusan masyarakat di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (12/9/2026) pagi.

Menurut Dewi, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya muncul dalam bentuk konflik secara langsung, tetapi juga melalui derasnya informasi di ruang digital. Kondisi tersebut membuat kemampuan masyarakat, khususnya anak muda, dalam memilah informasi dan memahami nilai persatuan menjadi semakin penting.

“Empat Pilar ini bukan sekadar untuk diketahui, tapi harus benar-benar dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dewi Asmara.

Empat Pilar yang dimaksud meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Keempatnya, kata Dewi, menjadi landasan penting dalam menjaga kehidupan berbangsa yang tetap bersatu di tengah perbedaan.

Anak muda perlu memiliki daya saring terhadap informasi

Dewi menilai generasi muda menjadi kelompok yang sangat strategis dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai kebangsaan. Tingginya intensitas penggunaan media digital membuat anak muda berhadapan dengan beragam informasi, pandangan, hingga ideologi yang belum tentu sejalan dengan prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara.

Karena itu, pemahaman terhadap Pancasila dan nilai persatuan diperlukan agar generasi muda tidak mudah menerima informasi secara mentah maupun terpengaruh oleh gagasan yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Pemahaman sejak dini akan membantu anak muda lebih bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan semangat persatuan,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, sosialisasi Empat Pilar tidak sekadar menjadi forum penyampaian materi kebangsaan. Substansi utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat agar nilai-nilai tersebut dapat diterapkan ketika menghadapi persoalan sosial maupun perkembangan zaman.

Empat Pilar bukan sekadar hafalan
Dewi juga menekankan bahwa nilai-nilai Empat Pilar memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Pancasila, misalnya, tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi perlu tercermin melalui sikap saling menghormati dan gotong royong. Sementara semangat Bhinneka Tunggal Ika dapat diwujudkan dengan menghargai perbedaan yang ada di tengah masyarakat.

Ia berpandangan bahwa penerapan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari dapat memperkuat hubungan sosial sekaligus mencegah munculnya sikap eksklusif yang berpotensi mengikis persatuan.

Dengan demikian, penguatan pemahaman Empat Pilar diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan sosialisasi selesai. Masyarakat dapat membawa nilai tersebut ke lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, hingga ruang digital.

Bagi Dewi, generasi muda memiliki posisi penting dalam proses tersebut. Mereka bukan hanya penerima pesan kebangsaan, tetapi juga dapat menjadi pihak yang menyebarkan praktik toleransi, persatuan, dan sikap kritis dalam menghadapi informasi.

Pada akhirnya, penguatan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis sekaligus memperkuat ketahanan bangsa menghadapi perubahan zaman. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dewi Asmara Dorong Masyarakat Cisolok Jadikan Empat Pilar sebagai Pegangan di Era Digital

Trending Now

Iklan