Aqua Danone Cor Ruas Caringin-Cidahu, Pakai Beton K-500 Jalan Kabupaten Kwalitas Jalan Nasional

Redaksi
Jumat, 04 September 2026 | 18:35 WIB Last Updated 2026-09-04T11:36:36Z
terbit.id, Sukabumi - Upaya memperbaiki kondisi ruas jalan Kabupaten Sukabumi kembali dilakukan melalui dukungan dunia usaha. Kali ini, Aqua Danone melakukan pengecoran jalan di Kampung Caringin, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Perbaikan tersebut menyasar ruas jalan Caringin-Cidahu yang berstatus sebagai jalan Kabupaten Sukabumi. Pengerjaan dilakukan dengan membongkar terlebih dahulu lapisan aspal lama sebelum dilanjutkan dengan pengecoran beton menggunakan mutu K-500.

Direktur CV Batu Alam Mandiri (BAM), Ugood Mundur Gunawan, mengatakan pengecoran menggunakan beton K-500 dengan ketebalan sekitar 30 sentimeter. Selain itu, konstruksi diperkuat dengan wiremesh besi ukuran 10 milimeter sebanyak dua lapis.

"Ketebalannya 30 sentimeter, kemudian mutu betonnya K-500. Untuk yang ini setting betonnya 24 jam, setelah itu sudah bisa dilalui," kata Ugood, kepada terbit.id Jumat (4/9/2026). 

Menurutnya, beton yang digunakan merupakan jenis fast track, sehingga waktu pengerasan relatif lebih cepat dibandingkan beton konvensional. Setelah mencapai waktu setting 24 jam, ruas jalan tersebut ditargetkan sudah dapat kembali digunakan kendaraan.

Ugood menjelaskan, beton dengan mutu K-500 sendiri memiliki beberapa pilihan waktu pengerasan, mulai dari beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung jenis dan kebutuhan pengerjaannya. Untuk proyek di ruas Caringin-Cidahu tersebut, pihaknya menggunakan spesifikasi dengan waktu setting 24 jam.

"Setelah 24 jam bisa dilalui kendaraan. Semua jenis kendaraan bisa, termasuk kendaraan dengan tonase berat," ujarnya.

Ia menyebutkan, ruas jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 90 meter dengan lebar 5,5 meter. Sebelum pengecoran, lapisan aspal lama dikeruk hingga kedalaman sekitar 30 sentimeter.

Pengerukan aspal tersebut menjadi salah satu tahapan yang membutuhkan waktu cukup panjang. Selain proses penggalian, material bekas pengerukan juga harus diangkut agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus kendaraan.

"Mulai sekitar pukul 09.00 pagi sampai selesai pengerukan kurang lebih 11 jam. Memang agak lama karena aspal awal harus dikeruk dan puing-puingnya juga harus dibuang," jelasnya.

Ugood mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap untuk mengurangi dampak terhadap aktivitas pengguna jalan. Pihak pelaksana juga menargetkan ruas jalan tersebut dapat kembali digunakan normal dari dua arah pada Senin pagi.

"Kita targetkan hari Senin pagi sudah bisa dilalui dua arah lagi," katanya.

Ia menambahkan, penggunaan beton dengan mutu K-500 dipilih karena memiliki tingkat mutu yang lebih tinggi dibandingkan mutu beton di bawahnya seperti K-400 maupun K-300. Menurutnya, spesifikasi tersebut diharapkan mampu memberikan konstruksi jalan yang lebih kuat dan tahan terhadap beban kendaraan.

"Kalau spesifikasinya menggunakan K-500, tentunya mutunya lebih bagus dibandingkan mutu di bawahnya. Ini memang disesuaikan dengan kebutuhan jalan yang dikerjakan," ungkapnya.

Selain memperhatikan kekuatan konstruksi, elevasi jalan juga menjadi alasan lapisan aspal lama harus dikeruk terlebih dahulu. Pengecoran dirancang agar permukaan beton nantinya sejajar dengan permukaan jalan sebelumnya.

Menurut Ugood, apabila beton langsung dicor di atas permukaan aspal tanpa pengerukan dan menyebabkan elevasi jalan menjadi lebih tinggi, kondisi tersebut berpotensi membuat air hujan mengarah ke lingkungan permukiman di sekitar jalan.

"Permukaan pengecoran dibuat rata dengan jalan aspal awal. Kalau jalan dibuat lebih tinggi, ketika hujan air bisa masuk ke rumah-rumah di sekitar jalan. Makanya aspalnya harus dikeruk terlebih dahulu," jelasnya.

Di sisi lain, Ugood menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang muncul selama proses pengerjaan.

"Karena masyarakat terganggu selama kegiatan ini, kami dari Batu Alam Mandiri, Aqua, dan PU memohon maaf yang sebesar-besarnya. Ini memang menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi demi kebaikan bersama," tuturnya.

Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan selama proses pekerjaan berlangsung sehingga pengerjaan dapat selesai sesuai target.

"Kalau ada pengertian dan support dari masyarakat, insyaallah kegiatan ini berjalan lancar dan sesuai yang diharapkan," katanya.

Ugood juga mengapresiasi kepedulian Aqua Danone terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Ia berharap dukungan terhadap perbaikan jalan tidak berhenti di satu titik dan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain yang berada di sepanjang jalur Caringin-Cidahu.

"Terima kasih kepada Aqua yang masih peduli terhadap perbaikan jalan. Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain yang berada di jalur Caringin-Cidahu," pungkasnya.(R.Cking). 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Aqua Danone Cor Ruas Caringin-Cidahu, Pakai Beton K-500 Jalan Kabupaten Kwalitas Jalan Nasional

Trending Now

Iklan