Pasar Parungkuda Tebar Berkah, Teddy Setiadi Dukung Gerakan Berbagi Santuni Puluhan Anak Yatim di Momen HUT RI dan Maulid Nabi

Redaksi
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:18 WIB Last Updated 2026-08-18T05:26:57Z
terbit.id, Sukabumi - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. di Pasar Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tahun ini diisi dengan aksi sosial. Sekitar 40 anak yatim mendapat santunan dalam kegiatan yang mendapat dukungan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi. 

Kegiatan yang digelar di area parkiran Pasar Parungkuda, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Selasa (18/8/2026), tersebut dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga pasar, pedagang, pengelola parkir, panitia dan sejumlah pihak lainnya bergotong royong menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat perayaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua Panitia PHBN-PHBI, Didin Samsudin, akrab disapa Bonar, mengatakan santunan anak yatim menjadi salah satu bagian utama dari kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum kemerdekaan sengaja dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial di lingkungan Pasar Parungkuda.

“Pada kesempatan siang hari ini, tepatnya 18 Agustus, kita bisa merayakan hari kemerdekaan sekaligus mengisinya dengan tausiyah syiar Islam dan santunan sekitar 40 anak yatim,” kata Bonar kepada terbit.id

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung kegiatan tersebut, khususnya Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi Teddy Setiadi.

“Alhamdulillah, wabil khusus saya ucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi Teddy Setiadi, sangat luar biasa,” ujarnya.

Menurut Bonar, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam terlaksananya kegiatan. Selain itu, para pedagang, pengurus parkir, sponsor dan masyarakat Pasar Parungkuda turut bergotong royong sehingga santunan kepada puluhan anak yatim dapat direalisasikan.

“Terima kasih buat para sponsor, para pendukung, dan para pedagang khususnya yang ada di Pasar Parungkuda yang telah mendukung dan mensupport sehingga acara ini bisa terlaksana berkat kerja sama semua pihak,” katanya.

Ia berharap kepedulian yang ditunjukkan warga pasar tidak berhenti pada momentum peringatan HUT RI maupun Maulid Nabi, tetapi dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Koordinator Pasar Parungkuda, Sulaeman, menilai kegiatan sosial seperti santunan anak yatim memiliki arti penting bagi lingkungan pasar. Selain membantu mereka yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga dapat memperkuat hubungan antara pedagang, pengelola pasar dan masyarakat.

“Anak-anak yatim tercinta ini merupakan titipan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Kita dititipi untuk memperhatikan anak yatim dan fakir miskin,” tutur Sulaeman.

Ia berharap kepedulian tersebut menjadi energi positif bagi seluruh aktivitas di Pasar Parungkuda.

“Mudah-mudahan menjadi keberkahan untuk Pasar Parungkuda, menjadi pasar yang barokah,” ujarnya.

Sulaeman mengungkapkan, dirinya baru sekitar 20 hari menjalankan tugas sebagai Koordinator Pasar Parungkuda. Namun, ia mendapat informasi bahwa kegiatan sosial dan keagamaan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI telah menjadi tradisi warga pasar setiap tahun.

Karena itu, pihak pengelola pasar memberikan dukungan agar tradisi positif tersebut tetap berjalan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami dukung, kami support. Silakan kita bersama-sama melaksanakan kegiatan HUT RI ke-81 di Pasar Parungkuda. Karena bertepatan dengan bulan Rabiul Awal, alhamdulillah pagi hari ini kita juga memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW,” katanya.

Selain santunan, kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, marhaba, doa bersama dan tausiyah. Rangkaian tersebut berlangsung di tengah aktivitas perdagangan sehingga suasana kebersamaan antara pedagang, pengelola pasar dan masyarakat semakin terasa.

Sulaeman juga mengajak para pedagang untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan pengelola pasar. Ia meminta setiap masukan disampaikan secara langsung agar pengelolaan pasar dapat berjalan lebih baik.

“Kami mohon dukungan dari Bapak, Ibu, para pedagang Pasar Parungkuda. Kalau kami salah dalam melangkah, tolong kami tegur, agar kami bisa melaksanakan sesuai aturan pemerintah yang harus kami laksanakan di Pasar Parungkuda ini,” ucapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Serma Sunarto sebagai perwakilan Forkopimda, Ketua MUI Kecamatan Parungkuda, Sekretaris Desa Sundawenang, Ketua PERWAPAS Toto Amir Nasrudin bersama Haji Edeng, Laskar Fisabilillah, tokoh agama, tokoh masyarakat, Danposko Damkar Parungkuda serta sejumlah tamu undangan.

Momentum tersebut menunjukkan bahwa ruang publik seperti pasar tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi. Dengan kolaborasi antara pedagang, masyarakat, pengelola dan para pendukung, Pasar Parungkuda juga dapat menjadi ruang untuk membangun solidaritas sosial dan berbagi manfaat.

Dukungan Teddy Setiadi sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan tersebut pun menjadi bagian dari semangat gotong royong yang dibangun warga pasar, terutama dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pasar Parungkuda Tebar Berkah, Teddy Setiadi Dukung Gerakan Berbagi Santuni Puluhan Anak Yatim di Momen HUT RI dan Maulid Nabi

Trending Now

Iklan