Gapura Kemerdekaan dari Limbah, Warga Cipanggulaan Hidupkan Gotong Royong dan Peduli Lingkungan

Redaksi
Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:40 WIB Last Updated 2026-08-12T10:42:32Z
terbit.id, Sukabumi - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan warga Kampung Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dengan kemeriahan khas Agustusan.

Warga justru menghadirkan kreativitas berbasis kearifan lokal dengan memanfaatkan barang bekas dan limbah rumah tangga untuk menghias lingkungan, salah satunya membuat gapura bernuansa kemerdekaan dari bekas galon dan berbagai sisa limbah lainnya.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui gotong royong warga bersama para pemuda dan tokoh masyarakat pada Rabu (12/8/2026) sore. Selain mempercantik lingkungan menjelang 17 Agustus, kegiatan ini sekaligus menjadi gerakan sederhana untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah.

Ketua RT 01/01, Kedusunan 1, Desa Pondokkaso Landuh, yang akrab disapa Kang Papar, mengatakan kegiatan gotong royong tersebut menjadi momentum untuk memaknai kemerdekaan secara lebih luas.

“Dalam rangka HUT RI ke-81, ini bukan sekadar kemerdekaan dan kemeriahan. Kami juga menggerakkan warga untuk menanggulangi sampah lingkungan,” ujar Papar.

Ia menambahkan, para pemuda di lingkungannya turut berperan aktif dalam mengelola sampah. Salah satu upayanya dilakukan dengan membuat tempat pembakaran sampah sementara agar limbah yang berserakan dapat ditangani dengan lebih baik.

“Alhamdulillah, saya bersama para pemuda di lingkungan wilayah saya membuat tempat pembakaran sampah sementara. Mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah awal agar lingkungan lebih bersih,” katanya.

Menurut Papar, kreativitas warga dalam memanfaatkan barang bekas menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikemas dengan cara sederhana, tetapi tetap memberikan manfaat bagi lingkungan.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat setempat, Iman Sudirman. Ia mengapresiasi semangat gotong royong warga Kampung Cipanggulaan yang hingga kini masih terjaga, terutama keterlibatan generasi muda dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Alhamdulillah, di Kampung Cipanggulaan semangat gotong royongnya masih terjaga. Apalagi para pemuda lingkungan saat ini sudah mulai bergerak untuk mengelola sampah,” tutur Iman.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti ketika perayaan HUT Kemerdekaan selesai. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Bukan sekadar perayaan 17 Agustus setiap tahunnya, tetapi bagaimana ke depannya lingkungan selalu terjaga kebersihannya. Kami juga ingin semangat dan antusiasme masyarakat serta pemuda dalam menjaga kekompakan, kebersamaan, dan gotong royong terus dipertahankan,” ungkapnya.

Kreativitas warga Cipanggulaan tersebut menjadi contoh bahwa semangat kemerdekaan tidak selalu membutuhkan biaya besar. Barang-barang yang sebelumnya dianggap tidak berguna justru dapat disulap menjadi bagian dari dekorasi lingkungan sekaligus menjadi sarana mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Melalui kegiatan ini, warga berharap suasana menyambut HUT ke-81 RI bukan hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga meninggalkan manfaat nyata berupa lingkungan yang lebih bersih, kompak, dan penuh semangat gotong royong.(Uya). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gapura Kemerdekaan dari Limbah, Warga Cipanggulaan Hidupkan Gotong Royong dan Peduli Lingkungan

Iklan