Kemenkes RI, Empat Layanan Canggih Hadir di RSUD Sekarwangi, Warga Sukabumi Tak Perlu Lagi Berobat Jauh

Redaksi
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:54 WIB Last Updated 2026-08-12T07:55:56Z
Foto : Menkes Budi Gunadi Sadikin, Bupati Sukabumi Asep Japar dan Direktur Utama RSUD Sekarwangi, dr. Asep Suherman, beserta jajarannya saat meresmikan empat layanan canggih di RSUD Sekarwangi pada Rabu (12/08/2026). Foto : R. Cking. 

terbit.id, Sukabumi - Warga Kabupaten Sukabumi kini memiliki akses lebih dekat terhadap layanan kesehatan berteknologi tinggi. RSUD Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, resmi mengoperasikan empat fasilitas medis baru yang ditujukan untuk mempercepat penanganan penyakit serius, khususnya jantung, stroke, kanker, ginjal, serta kasus kegawatdaruratan.

Empat layanan tersebut meliputi, Cath Lab (Cardiac Catheterization Laboratory), untuk tindakan kateterisasi dan intervensi jantung, Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), CT Scan 64 Slices, serta Laboratorium Mikrobiologi. 

Peresmian dilakukan di Aula Lantai 3 IGD RSUD Sekarwangi, Rabu (12/8/2026), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156. Hadir Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Bupati Sukabumi Asep Japar, Direktur Utama RSUD Sekarwangi dr. Asep Suherman beserta jajaran, serta unsur Forkopimda dan perangkat daerah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penguatan layanan kesehatan di daerah merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat agar masyarakat tidak selalu harus dirujuk ke rumah sakit di kota besar untuk mendapatkan penanganan penyakit tertentu.

Menurut Budi, Presiden memberikan arahan agar penanganan penyakit dengan angka kematian tinggi dapat dilakukan sedekat mungkin dengan masyarakat, termasuk di tingkat kabupaten dan kota.

“Pak Presiden menugaskan saya agar penanganan penyakit-penyakit ini kalau bisa selesai di tingkat kabupaten/kota. Kasihan masyarakat Sukabumi kalau harus dirujuk sampai ke Bandung atau Jakarta,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Ia menjelaskan, pemerintah tengah mendorong peningkatan kualitas pelayanan untuk lima kelompok penyakit yang menjadi penyumbang kematian tinggi, yakni stroke, jantung, kanker, penyakit ginjal, serta persoalan kesehatan ibu dan anak.

Dengan hadirnya peralatan medis berteknologi tinggi di RSUD Sekarwangi, pemerintah berharap semakin banyak pasien dapat memperoleh diagnosis dan tindakan medis di wilayahnya sendiri.

Budi menargetkan penguatan layanan kesehatan tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari sekitar 72 tahun menjadi 76 tahun.

Ia memperkirakan keberadaan fasilitas seperti Cath Lab dan CT Scan di RSUD Sekarwangi dapat membuat sekitar 80 hingga 90 persen kasus kesehatan masyarakat Sukabumi ditangani di daerah tanpa harus dirujuk ke luar wilayah.

Selain peralatan, Budi juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia kesehatan. Pemerintah daerah diminta memperhatikan kesejahteraan dokter dan tenaga kesehatan lokal agar mereka dapat bekerja secara optimal.

“Saya meminta pemerintah daerah mengutamakan serta memperhatikan kesejahteraan para dokter dan tenaga medis asli daerah agar dapat bekerja dengan tenang dan fokus melayani pasien,” tandasnya.

Tekan Rujukan Pasien Jantung

Bagi RSUD Sekarwangi, kehadiran Cath Lab dan ICVCU menjadi salah satu fasilitas penting untuk menjawab kebutuhan penanganan penyakit jantung di Kabupaten Sukabumi.

Direktur Utama RSUD Sekarwangi, dr. Asep Suherman, mengungkapkan kebutuhan terhadap layanan jantung yang cepat dan komprehensif cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan pasien dengan diagnosis terkait penyakit jantung sepanjang 2025.

Berdasarkan data rekam medis rumah sakit tersebut, terdapat 12.556 kunjungan pasien dengan diagnosis terkait penyakit jantung sepanjang tahun lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 181 pasien meninggal dunia, sementara 108 pasien harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI). 

Data tersebut menunjukkan pentingnya ketersediaan layanan intervensi jantung di tingkat daerah, terutama untuk memangkas waktu tempuh pasien yang membutuhkan tindakan segera.

“Peresmian ini menjadi kado terindah bagi warga Kabupaten Sukabumi. Kebutuhan terhadap layanan jantung yang cepat dan komprehensif di daerah kita sangat nyata. Kami berharap penanganan pasien yang membutuhkan intervensi koroner kini dapat dilakukan lebih cepat dan lebih dekat,” ujar dr. Asep Suherman.

Dengan beroperasinya Cath Lab dan ICVCU, RSUD Sekarwangi menargetkan angka rujukan pasien jantung ke luar daerah dapat ditekan. Selain memberikan akses layanan yang lebih dekat, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan meningkatkan peluang keselamatan pasien karena penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

CT Scan Sudah Siap Layani Masyarakat

Tidak hanya layanan jantung, keberadaan CT Scan 64 Slices juga menjadi tambahan penting dalam mendukung proses diagnosis berbagai penyakit dan kondisi kegawatdaruratan.

Dr. Asep memastikan layanan CT Scan di RSUD Sekarwangi sudah beroperasi penuh dan dapat dimanfaatkan masyarakat sejak hari peresmian.

Sementara itu, layanan Cath Lab untuk sementara masih melayani pasien kategori umum. RSUD Sekarwangi masih menunggu proses persetujuan akhir terkait kelengkapan layanan dari BPJS Kesehatan Pusat sebelum layanan tersebut dapat dimanfaatkan peserta JKN secara penuh.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Bupati Sukabumi Asep Japar menyambut positif dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat fasilitas kesehatan di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, kehadiran empat layanan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit di luar daerah.

“Alhamdulillah atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kesehatan dan Presiden RI atas bantuan alat canggih ini. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Kabupaten Sukabumi tidak perlu berbondong-bondong berobat ke luar daerah lagi dan bisa terlayani dengan lebih baik,” kata Asep Japar.

Pengadaan fasilitas tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah pusat dan daerah. Kementerian Kesehatan RI menyediakan peralatan kesehatan utama, sedangkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengalokasikan APBD untuk pembangunan gedung dan sarana penunjang.

Dengan tambahan fasilitas ini, RSUD Sekarwangi diharapkan tidak hanya menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi, tetapi juga mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah melalui deteksi, diagnosis, hingga tindakan medis yang semakin lengkap.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas yang lebih dekat, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat Sukabumi.(R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kemenkes RI, Empat Layanan Canggih Hadir di RSUD Sekarwangi, Warga Sukabumi Tak Perlu Lagi Berobat Jauh

Trending Now

Iklan