Hera Iskandar Kawal Perbaikan Jalan Karangtengah-Sinagar, Aspirasi Warga yang Diusulkan Sejak 2025 Mulai Terwujud

Redaksi
Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:38 WIB Last Updated 2026-07-18T08:40:01Z
terbit.id, Sukabumi - Keluhan warga terkait kerusakan ruas Jalan Karangtengah-Sinagar di depan Kantor Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, akhirnya mulai mendapat solusi. Ruas jalan yang selama ini menjadi sorotan karena rusak parah tersebut kini mulai diperbaiki setelah usulan yang diperjuangkan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Gerindra, Hera Iskandar, sejak tahun 2025 direalisasikan pada anggaran tahun 2026.

Hera Iskandar mengatakan, perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang disampaikan kepadanya melalui kegiatan reses maupun komunikasi langsung.

Menurutnya, usulan itu telah diajukan sejak penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025. Setelah melalui tahapan perencanaan, usulan tersebut akhirnya masuk dalam anggaran murni Tahun 2026.

"Usulan itu dari tahun lalu saya sampaikan karena memang harus masuk dulu ke RKPD dinas. Setelah melalui mekanisme yang ada, alhamdulillah sekarang bisa direalisasikan," kata Hera, Jumat (17/7/2026).

Sebagai wakil rakyat, Hera mengaku memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti di meja perencanaan. Karena itu, ia terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi hingga Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar pekerjaan tersebut benar-benar dilaksanakan.

Ia mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah. Bahkan, Bupati Sukabumi disebutnya sempat meninjau langsung kondisi jalan sebelum menginstruksikan Dinas PU untuk melakukan penanganan.

"Alhamdulillah direspons oleh Pak Bupati. Beliau sempat melihat langsung ke lokasi, kemudian diteruskan ke Dinas PU, dan sekarang pelaksanaannya sudah dimulai," ujarnya.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Hera juga turun langsung ke lapangan sekaligus menghubungi Dinas PU. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan pembangunan.

"Saya ingin memastikan usulan yang saya perjuangkan benar-benar direalisasikan. Saat saya konfirmasi ke Dinas PU, mereka menyampaikan pekerjaan memang sudah dilaksanakan," tuturnya.

Berdasarkan informasi dari Dinas PU, penanganan ruas Jalan Karangtengah-Sinagar dilakukan menggunakan lapisan aspal hotmix sepanjang sekitar 170 meter dengan lebar 4,5 meter.

Hera mengungkapkan, awalnya ia mengusulkan agar jalan tersebut dibangun menggunakan konstruksi beton agar lebih kuat dan tahan lama. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan dilakukan dengan hotmix.

"Kalau keinginan saya tentu dibeton. Tetapi karena anggaran yang tersedia belum mencukupi, akhirnya menggunakan hotmix," ucapnya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran juga memengaruhi panjang ruas jalan yang dapat ditangani. Karena itu, dirinya terus mengawal agar bagian jalan yang mengalami kerusakan paling parah menjadi prioritas perbaikan.

Selain badan jalan, Hera juga menyoroti kondisi drainase di sepanjang ruas tersebut. Menurutnya, sistem drainase yang kurang baik menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan sehingga idealnya penanganan dilakukan secara bersamaan.

"Drainasenya juga sebenarnya perlu diperbaiki agar lebih maksimal. Tetapi untuk saat ini yang terpenting badan jalannya dulu diperbaiki supaya masyarakat bisa lebih nyaman melintas," katanya.

Menurut Hera, Jalan Karangtengah-Sinagar memang sudah lama menjadi perhatian masyarakat. Selain sering dikeluhkan warga, kondisi jalan yang berlubang dan rusak juga sempat viral di media sosial serta memicu sejumlah kecelakaan, terutama saat musim hujan.

"Sudah banyak laporan pengguna jalan yang terjatuh. Ketika musim hujan licin, sementara saat kemarau berdebu. Memang ini salah satu ruas jalan yang kondisinya paling rusak di wilayah Nagrak," ungkapnya.

Ia optimistis perbaikan jalan tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, akses menuju pusat kegiatan ekonomi, sekolah, hingga fasilitas kesehatan juga akan semakin lancar.

"Manfaatnya tentu mobilitas masyarakat menjadi lebih baik, risiko kecelakaan berkurang, kemudian aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan juga akan lebih mudah dijangkau," jelasnya.

Hera pun mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Ia berharap masyarakat memahami bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap karena kemampuan anggaran daerah masih terbatas.

"Kita harus melihatnya secara positif. Memang saya juga ingin jalan ini dibeton dan ditangani lebih panjang, tetapi kemampuan anggaran belum memungkinkan. Yang penting sekarang kita kawal bersama agar hasil pekerjaannya sesuai spesifikasi," katanya.

Di akhir keterangannya, Hera menegaskan masih banyak usulan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Dapil III yang terus diperjuangkannya melalui hasil reses. Namun, penentuan lokasi pembangunan tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah berdasarkan skala prioritas dan pertimbangan teknis.

"Masih banyak usulan jalan lainnya di Dapil III yang saya perjuangkan. Tugas saya adalah menyampaikan aspirasi masyarakat, sedangkan pelaksanaannya disesuaikan dengan prioritas dan kajian teknis dari dinas," pungkasnya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hera Iskandar Kawal Perbaikan Jalan Karangtengah-Sinagar, Aspirasi Warga yang Diusulkan Sejak 2025 Mulai Terwujud

Trending Now

Iklan