Bocah 5 Tahun yang Tenggelam di Sungai Cicatih Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Berjarak 500 Meter dari Lokasi Awal

Redaksi
Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:52 WIB Last Updated 2026-07-04T08:14:00Z


terbit.id, Sukabumi - Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, seorang anak laki-laki bernama Fadlan Alfarizi (5), yang dilaporkan tenggelam di Sungai Cicatih, Kampung Babakan Gobang, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan pada Sabtu (4/7/2026) siang dalam kondisi meninggal. 

Korban ditemukan sekitar pukul 13.32 WIB dengan jarak kurang lebih 500 meter dari titik awal kejadian. Proses pencarian melibatkan berbagai unsur tim SAR gabungan dengan metode pencarian darat, air, hingga pemantauan udara menggunakan drone termal.

Komandan Tim Pos SAR, Arizal, membenarkan bahwa korban berhasil ditemukan setelah upaya pencarian yang dilakukan sejak pagi hari, Sabtu (4/7/2026).

“Alhamdulillah, pada siang hari ini korban ananda atas nama Fadlan telah ditemukan sekitar pukul 13.32 WIB dengan jarak dari titik kejadian sekitar 500 meter,” ujar Arizal kepada terbit.id

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap sesuai ciri-ciri yang sebelumnya diberikan oleh pihak keluarga.

“Korban masih menggunakan baju lengkap sesuai ciri-ciri yang telah diberikan oleh pihak keluarga,” ungkapnya.

Arizal juga memastikan kondisi korban saat ditemukan sudah meninggal dunia.

“Untuk kondisinya sendiri meninggal dunia,” katanya singkat.

Meski demikian, terkait adanya luka benturan pada tubuh korban, pihak SAR belum dapat memastikan karena pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan oleh tim medis.

“Untuk luka benturan tadi kami tidak terlalu melihat karena kebetulan ada pihak dokter yang akan memeriksanya,” jelas Arizal.

Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan membagi operasi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat pencarian korban.

Arizal menjelaskan, SRU pertama difokuskan pada pencarian menggunakan alat deteksi bawah air Aqua Eye serta penyelaman. SRU kedua melakukan penyisiran di aliran sungai menggunakan perahu SAR. Sementara SRU ketiga memanfaatkan drone termal untuk pemantauan dari udara.

“Mulai pencarian dari pagi tadi, kami membagi tiga SRU. Pertama ada SRU Aqua Eye dan penyelaman, kedua penyisiran menggunakan perahu SAR, dan ketiga menggunakan drone termal,” terangnya.

Informasi penemuan korban pertama kali diterima tim SAR dari warga yang sedang berada di sekitar sungai.

“Untuk informasi, kami menerima info dari warga yang kebetulan sedang menjaring ikan,” kata Arizal.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Selanjutnya, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan keluarga untuk penanganan lebih lanjut.

“Untuk saat ini jenazah dibawa ke rumah duka terlebih dahulu. Selanjutnya pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan keluarga,” tambahnya.

Arizal mengungkapkan, proses pencarian sempat mengalami sejumlah kendala, terutama saat tim melakukan penyelaman di lokasi.

Menurutnya, derasnya arus sungai dan kondisi air yang keruh menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian.

“Kendalanya saat proses penyelaman, arus air sangat deras dan kondisi air zero visibility atau jarak pandang nol,” jelasnya.

Operasi pencarian ini melibatkan banyak unsur, mulai dari Basarnas hingga berbagai relawan,  dan potensi SAR lainnya.

Untuk personel Basarnas sendiri, sebanyak enam orang diterjunkan ke lokasi. Selain itu, operasi juga didukung oleh berbagai unsur potensi SAR seperti Polsek Nagrak, BPBD, Satpol PP Kecamatan Parungkuda, Pendes Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Pramuka Peduli, relawan PKS, serta unsur relawan lainnya," pungkasnya.

Pihak keluarga dan warga sekitar tampak larut dalam suasana duka saat korban berhasil ditemukan. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat berada di area sungai atau perairan yang berpotensi berbahaya. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bocah 5 Tahun yang Tenggelam di Sungai Cicatih Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Berjarak 500 Meter dari Lokasi Awal

Trending Now

Iklan