terbit.id, Sukabumi - Jenazah seorang laki-laki tanpa identitas yang diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari di wilayah Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, hingga kini masih belum teridentifikasi. Saat ini, jenazah tersebut masih disimpan di kamar jenazah RSUD Sekarwangi sambil menunggu proses identifikasi dan kemungkinan adanya laporan dari pihak keluarga.
Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, mengatakan jenazah dibawa ke rumah sakit oleh Unit Laka Lantas kepolisian pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
“Mayat dibawa jam satu malam oleh unit laka kepolisian,” ujar Irman kepada wartawan.
Dari hasil pemeriksaan awal tim medis, korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh. Luka paling parah berada di bagian kepala hingga menyebabkan jaringan otak keluar. Selain itu, terdapat luka robek pada betis dan daun telinga sebelah kiri korban.
“Untuk luka-lukanya di kepala, sama di betis luka robek. Di kepala sampai keluar otak. Terus di telinga robek sebelah kiri, daun telinga kiri,” jelasnya.
Irman menuturkan, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri fisik rambut ikal. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berkerah warna merah dan celana pendek warna biru.
“Ciri-cirinya rambut ikal, kaos berkerah merah dan celana pendek warna biru,” tuturnya.
Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui sehingga pihak rumah sakit mencatat korban sebagai Mr. X. RSUD Sekarwangi memberikan waktu penyimpanan sekitar tiga hari di kamar jenazah guna menunggu proses identifikasi maupun laporan dari keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.
“Untuk data pasien masih Mr. X, dan disimpan di kamar mayat sekitar tiga hari untuk memberi waktu pihak rumah sakit,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila hingga batas waktu tersebut identitas korban belum juga terungkap, maka penanganan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak kepolisian bersama Dinas Sosial untuk proses penguburan.
“Setelah itu polisi yang mengurus, kemungkinan juga dengan Dinsos untuk penguburan,” katanya.
Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Cibadak, Aipda Emin Tukimin, menyebutkan bahwa korban diduga kuat merupakan korban tabrak lari di wilayah Karangtengah, Kecamatan Cibadak, yang berada di jalur jalan nasional.
Polisi bersama Disdukcapil telah melakukan penelusuran identitas korban. Namun hingga kini identitas belum berhasil diketahui lantaran sidik jari korban tidak dapat terbaca. Dugaan sementara, korban belum pernah melakukan perekaman data kependudukan elektronik.
Selain itu, hingga saat ini pihak kepolisian juga belum menerima laporan warga terkait orang hilang yang memiliki ciri-ciri serupa dengan korban. (R.Cking).

