Ketua Fraksi Gerindra Soroti Absennya Camat Parungkuda di Musrenbang, Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga

Redaksi
Jumat, 13 Februari 2026 | 16:38 WIB Last Updated 2026-02-14T00:41:01Z
terbit.id, Sukabumi - Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Tedi Setiadi, menyoroti ketidakhadiran Camat Parungkuda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026 tingkat Kecamatan Parungkuda yang digelar di aula kecamatan setempat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (13/2/2026).

Dalam forum strategis perencanaan pembangunan tersebut, Tedi secara terbuka menyampaikan catatannya terkait absennya pimpinan wilayah kecamatan yang seharusnya hadir langsung dalam Musrenbang.

“Kebetulan Pak Camatnya tidak hadir. Seharusnya dalam acara seperti Musrenbang Kecamatan, Pak Camat wajib hadir. Ini baru pertama kali saya menghadiri Musrenbang Kecamatan Parungkuda tanpa dihadiri Pak Camat,” tegas Tedi dalam sambutannya.

Meski demikian, Tedi tetap memberikan apresiasi kepada Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Parungkuda yang dinilainya aktif mendampingi berbagai kegiatan pembangunan di wilayah tersebut.

Secara tidak langsung, Tedi mengungkapkan bahwa selama menjalankan tugas pengawasan dan penyerapan aspirasi, dirinya lebih sering berinteraksi dengan Sekmat dibanding Camat.

“Ini jadi catatan saya, Pak Sekmat. Tapi saya apresiasi semangat beliau. Beberapa kali kegiatan saya di Kecamatan Parungkuda selalu bersama Pak Sekmat. Bahkan, saya belum pernah bertemu langsung dengan Pak Camat,” ujarnya.

Kawal 40 Usulan Prioritas RKPD Parungkuda

Pada kesempatan itu, Tedi juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan di Kecamatan Parungkuda, khususnya dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat sekitar 40 titik usulan prioritas yang telah masuk dalam RKPD Kecamatan Parungkuda.

Secara tidak langsung, Tedi menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terdapat penyesuaian mekanisme dan nomenklatur program di pemerintah daerah, sehingga sejumlah aspirasi masyarakat khususnya usulan jalan lingkungan belum dapat direalisasikan.

Menurutnya, keterbatasan tersebut bukan disebabkan oleh minimnya dukungan politik, melainkan oleh sistem dan aturan perencanaan yang sedang berjalan.

Meski begitu, ia memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi fokus utama dan akan terus diperjuangkan agar berkesinambungan hingga tahun anggaran berikutnya.

Tekankan Kelengkapan Dokumen Usulan

Tedi juga menekankan pentingnya keseriusan para pengusul, terutama pemerintah desa, dalam melengkapi setiap dokumen pendukung usulan pembangunan.

Ia menjelaskan, setiap usulan harus disertai dokumentasi lengkap agar dapat diinput dan dikawal hingga terealisasi.

“Sekarang ini tidak cukup hanya mengusulkan. Setiap usulan harus langsung dikawal dari awal dan dilengkapi dokumen. Di sinilah pentingnya kerja sama dan sinergitas antara semua pihak,” katanya.

Hadiri Bersama Lintas Fraksi dan Unsur Kecamatan

Musrenbang Kecamatan Parungkuda turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sukabumi lintas fraksi, di antaranya Bayu Permana dari Fraksi PKB dan Hendra Purnama dari Fraksi PKS.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Parungkuda, kepala UPTD, perwakilan Puskesmas, tim penggerak PKK, kader Posyandu, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Tedi berharap Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, melainkan benar-benar menjadi wadah strategis untuk memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi dan dikawal hingga tahap pelaksanaan. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ketua Fraksi Gerindra Soroti Absennya Camat Parungkuda di Musrenbang, Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga

Trending Now

Iklan