Diduga Serangan Hipotermia, Pendaki Tewas di Ketinggian 2.800 Mpdl Gunung Lawu

Redaksi
Minggu, 23 Juli 2023 | 19:04 WIB Last Updated 2023-10-30T16:56:10Z

TERBIT.ID I Magetan - Diduga hipotermia satu orang pendaki dari rombongan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate asal Kecamatan Karangrejo dikabarkan meninggal di Pos 3 ketinggian 2.800 Mpdl jalur pendakian Cemoro Sewu, Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (23/7/2023).

Informasi dihimpun terbit.id, meninggalnya korban salah satu dari rombongan pencak silat persaudaraan setia hati terate yang sedang melakukan ritual pada tahun Baru Muharaam itu diduga terserang hipotermia. 

Berdasarkan keterangan dari Operator Pusdalops BPBD Magetan Ulung menyampaikan, Korban diketahui bernama Lasmianto,(49 tahun), warga Desa Mantren, Kecamatan Karangrejo, Magetan, Jawa Timur. Mereka mendaki gunung lewat pintu pendakian Cemoro Sewu, bersama rombongan pencak silat persaudaraan setia hati terate (PSHT).

"Iya, benar, ada pendaki tewas Mas, dan saat ini sedang dilakukan evakuasi oleh tim SAR gabungan. Info sementara korban adalah warga PSHT. Dia mendaki bersama rombongannya," kata Ulung kepada terbit.id saat dihubungi, Minggu (23/7/2023).

Sementara Koordinator evakuasi Hendrik menyampaikan, Jarwo salah seorang anggota rombongan pendakian segera melapor ke Posko Pendakian Cemoro Sewu, setelah mengetahui salah seorang anggotanya terkena musibah. 

" Petugas Posko yang tiba di lokasi mendapati korban sudah tidak bernyawa. Posisi korban terlentang, mengenakan perlengkapan pendakian termasuk sarung tangan,"Ujar Hendrik. 

Lebih lanjut Hendrik, tim SAR gabungan terdiri dari unsur BPBD, PMI, Perhutani, TNI, Polri dan relawan anak gunung lawu (AGL) langsung diberangkatkan untuk proses evakuasi jasad korban. Tim pertama berangkat sejumlah 12 personel, kemudian disusul SRU 1 beranggotakan 6 personel.

"Kami mendapat laporan adanya seorang pendaki gunung yang meninggal dunia di Pos 3. Kami segera koordinasi dengan instansi lain untuk mengevakuasi korban," tuturnya. 

Pihaknya juga memberangkatkan lagi satu SRU, sebagai estafet SRU pertama yang berangkat lebih dulu mengevakuasi korban. SRU tambahan diperlukan agar tim SAR tidak kewalahan, mengingat jalur pendakian terjal dan berbatu.

Jasad korban, sekira pukul 15.00, berhasil dievakuasi turun sampai Posko Cemoro Sewu, dengan ditandu secara bergantian oleh personel SAR. 

" Selanjutnya jasad korban dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman setempat, sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka," Pungkasnya. 



Reporter.    : Fin. 
Redaktur.    : R.Cking.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Diduga Serangan Hipotermia, Pendaki Tewas di Ketinggian 2.800 Mpdl Gunung Lawu

Trending Now

Iklan