Miris, Puluhan Tahun Dua KK Warga Nagrak Sukabumi Tinggal Satu Atap di Gubuk Reot Nyaris Roboh

Redaksi
Kamis, 15 September 2022 | 14:17 WIB Last Updated 2022-09-15T09:52:08Z

TERBIT.ID I Sukabumi - Puluhan tahun tinggal di gubug reot, dua Kepala Keluarga (KK) asal Kampung Ciawitali RT 07 RW 03 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Informasi yang dihimpun, Kedua keluarga tersebut sudah tinggal selama puluhan tahun di gubuk reot berukuran 4x6 meter terbuat dari bambu dan  bilik kondisinya nyaris rubuh. 

Ibu Onih (82 tahun) dan anak kandungnya Asep Dendi (35 tahun) beserta istri dan dua cucu-cucunya. Mereka tinggal satu atap dengan ekonomi yang jauh dari kata cukup. 

"Saya tinggal disini sudah kurang lebih 70 tahun sehari-hari untuk menyukupi hidup bersama keluarga hanya berjualan cilok dengan hasil 50.000 (apabila habis), dan anak saya hanya kuli bangunan yang kadang tak tentu ada panggilan,"ucap Onih. 

Sambung Onih, rumah yang ia tempati apabila hujan turun sering mengalami bocor dan kondisi bambu dan kayunya yang sudah lapuk ini membuatnya ia takut ambruk. Ia pun berharap pemerintah segera memperbaiki rumahnya agar bisa hidup seperti orang semestinya.

Sementara itu Robiana kepala dusun 1 Cisarua mengungkapkan bahwa rumah ibu Onih dan anaknya ini sudah masuk katagori rumah tidak layak huni (RLTH)dan sudah masuk databes Desa sejak tahun 2019, selanjutnya akan menjadi perioritas Desa.

"Saya akan perioritaskan untuk di agendakan rehab karena rumah onih ini sudah dimasukan dalam databes Desa tahun 2019, selanjutnya pun kita akan berusaha untuk mendorong ke Dinsos, Baznas dan anggara Desa,"ungkapnya. (R Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Miris, Puluhan Tahun Dua KK Warga Nagrak Sukabumi Tinggal Satu Atap di Gubuk Reot Nyaris Roboh

Trending Now

Iklan