15 Tahun Pimpin LMPI, Teddy Setiadi Perkuat Kepedulian Sosial, Santuni 750 Anak Yatim dan Jompo

Redaksi
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:30 WIB Last Updated 2026-10-31T06:32:13Z


terbit.id, Sukabumi - Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu diwujudkan Ketua Marcab Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, melalui pemberian santunan kepada 750 anak yatim dan jompo. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen organisasi untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Santunan tersebut diberikan dalam rangkaian Syukuran dan Family Gathering LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di kawasan Agrowisata Gunung Wayang, Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2026).

Bukan sekadar agenda berkumpul keluarga besar organisasi, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus menjaga soliditas antarkader LMPI di Kabupaten Sukabumi.

Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil inisiatif para kader, khususnya jajaran Srikandi LMPI yang dikomandoi Datin. Menurutnya, kegiatan sosial tersebut lahir dari semangat kebersamaan dan rasa syukur atas soliditas organisasi yang selama ini terus terjaga.

"Alhamdulillah, hari ini kami kembali menggelar tasyakuran dan gathering. Ini merupakan wujud rasa syukur atas solidnya LMPI Kabupaten Sukabumi berkat dukungan seluruh kader, terutama dari MAC-MAC yang hadir," ujar Teddy.


Ia berharap, kebersamaan tersebut tidak hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga semakin mendorong LMPI untuk berkontribusi dalam berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Teddy menegaskan, sejak awal LMPI di bawah kepemimpinannya tidak dibangun untuk menunjukkan kekuatan ataupun mencari pengaruh semata. Sebaliknya, organisasi harus menjadi wadah pengabdian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Organisasi ini berdiri bukan untuk jago-jagoan atau adu kekuatan, tetapi lebih kepada bagaimana kita bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sukabumi," tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus dan kader agar menjaga nama baik organisasi, menaati aturan serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi merugikan masyarakat.

Menurut Teddy, keberadaan LMPI harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan justru menjadi sumber persoalan. Karena itu, ia meminta seluruh kader terus menebarkan kebaikan dan menjaga kedisiplinan dalam berorganisasi.

"Jangan pernah berhenti menebar kebaikan dan berbuat sesuatu yang bermanfaat. Saya tidak ingin ada kader yang membuat permasalahan hingga merugikan masyarakat. LMPI hadir untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi," tandasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina LMPI Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, mengapresiasi konsistensi Teddy Setiadi dalam menjaga soliditas organisasi. Ia menyebut, hampir 15 tahun kepemimpinan Teddy menjadi salah satu faktor yang membuat LMPI Kabupaten Sukabumi tetap solid dan terus hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Menurut Yudha, LMPI telah menunjukkan peran sebagai organisasi kemasyarakatan yang mampu mengedepankan kegiatan sosial, menjaga kondusivitas, serta menjadi bagian dari kontrol sosial di tengah kehidupan masyarakat.

"Saya sangat mengapresiasi langkah-langkah Laskar Merah Putih Indonesia di Kabupaten Sukabumi. Hampir 15 tahun Kang Teddy memimpin, dan yang saya dengar, langkah-langkah LMPI selalu dipenuhi dengan kebaikan. Ini luar biasa karena organisasi tetap solid dan tidak terpecah belah," ungkap Yudha.

Ia berharap LMPI terus menjadi pelopor organisasi kemasyarakatan yang mengutamakan kepentingan rakyat, bukan mempertontonkan kekuatan.

Yudha juga menilai kontribusi LMPI tidak bisa dilepaskan dari pembangunan daerah. Ia menyinggung sejumlah aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui kader-kader LMPI yang kini berada di lembaga legislatif, termasuk Teddy Setiadi dan dirinya yang berasal dari lingkungan organisasi tersebut.

Menurutnya, perjuangan melalui Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu jalur untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga berbagai aspirasi di tingkat desa.

"Kita tidak bisa memisahkan perjuangan Fraksi Partai Gerindra dengan LMPI. Kami lahir dari rahim organisasi ini. Karena itu, kebersamaan harus terus dijaga untuk membangun Kabupaten Sukabumi dan menciptakan situasi yang aman serta damai," katanya.

Lebih lanjut, Yudha mendorong agar kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan jompo tidak berhenti pada momentum tertentu saja. Ia bahkan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menjangkau enam daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Sukabumi.

"Jangan hanya dilaksanakan pada momentum besar. Kegiatan bakti sosial seperti ini harus berkesinambungan dan bisa dilaksanakan di setiap daerah pemilihan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ujarnya.

Selain santunan, kegiatan tersebut juga diisi tausyiah keagamaan oleh Ustaz Andi Panarosan, pertunjukan musik dangdut, berbagai perlombaan, serta pembagian doorprize. Hadir dalam kegiatan itu MADA LMPI Provinsi Jawa Barat Yoga Aris Trisnandar, Dewan Pembina LMPI Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, anggota DPRD Fraksi Gerindra Hera Iskandar, serta jajaran pengurus dan kader LMPI dari berbagai wilayah. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 15 Tahun Pimpin LMPI, Teddy Setiadi Perkuat Kepedulian Sosial, Santuni 750 Anak Yatim dan Jompo

Trending Now

Iklan