Tiang Listrik Tegangan Menengah Roboh Diterjang Angin Kencang di Cicurug, Sejumlah Wilayah Padam

Redaksi
Rabu, 30 September 2026 | 19:42 WIB Last Updated 2026-09-30T12:46:27Z


terbit.id, Sukabumi - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tiang listrik tegangan menengah (TM) roboh di Kampung Nyangkowek, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026).

Tiang listrik tersebut roboh saat cuaca ekstrem melanda wilayah Cicurug sekitar pukul 13.00 WIB. Kondisi itu membuat jaringan listrik di sejumlah wilayah harus dipadamkan sementara untuk memastikan keselamatan warga sekaligus memudahkan petugas melakukan perbaikan.

Petugas K3 ULP Cicurug UP3 Sukabumi, Purnama Setiawan, mengatakan hujan deras yang disertai embusan angin sangat kencang diduga membuat konstruksi tiang tidak mampu menahan beban jaringan listrik.

"Untuk kronologisnya tadi sekitar jam 1, ada hujan beserta angin cukup kencang. Karena hujan dan angin cukup kencang, kemudian bebannya berat untuk kabelnya," kata Purnama.

Menurutnya, tiang yang roboh merupakan konstruksi double circuit yang menopang dua penyulang. Beban jaringan yang cukup berat ditambah terpaan angin kencang membuat tiang tersebut akhirnya roboh.

"Ini tiangnya konstruksi double circuit untuk dua penyulang. Karena bebannya lumayan berat dan anginnya lumayan kencang, akhirnya tiangnya tidak kuat menahannya dan roboh," ujarnya.

Purnama mengungkapkan, kondisi angin saat kejadian tergolong sangat kencang. Bahkan, sejumlah atap bangunan di sekitar lokasi dilaporkan ikut beterbangan akibat terpaan angin.

"Cukup besar, sangat besar sekali. Dilihat di sebelah sana juga atap-atap pada terbang. Kebetulan saya tadi lagi di kantor, jendela-jendela sampai tertiup angin," tuturnya.

Ia menjelaskan, tiang yang roboh merupakan jaringan tegangan menengah, bukan jaringan tegangan tinggi. Jaringan tersebut berfungsi menyuplai listrik ke sejumlah gardu yang kemudian mendistribusikan listrik kepada pelanggan.

Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan akibat jaringan yang roboh, petugas PLN langsung melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah. Pemadaman dilakukan sebagai langkah pengamanan sekaligus untuk mempercepat proses perbaikan jaringan.

"Untuk sekarang kondisi mati, kita padamkan dulu untuk pengamanan. Kita percepat untuk perbaikan," jelas Purnama.

Sejumlah wilayah yang terdampak pemadaman di antaranya kawasan Pondokkaso, sekitar ULP Cicurug, hingga wilayah yang berada di jalur Ciutara dan mengarah ke Pasar Cicurug. Petugas PLN masih berupaya melakukan penanganan agar pasokan listrik dapat kembali normal secepatnya.

Purnama juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati ataupun menyentuh kabel listrik yang terlepas atau jatuh ke tanah. Sebab, kabel yang terlihat tidak bertegangan belum tentu benar-benar aman untuk disentuh.

"Kalau melihat ada kabel listrik yang jatuh dari tiangnya, jangan sekali-kali menyentuh, karena belum tentu listriknya sudah padam. Yang di rumah bisa saja padam, tapi yang di luar belum tentu," katanya.

Menurutnya, kondisi kabel listrik yang terkena air hujan juga berpotensi menimbulkan korsleting dan membahayakan keselamatan warga. Karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan tiang listrik roboh maupun kabel yang terlepas dari jaringan.

"Kalau menemukan kasus seperti ini, entah tiangnya yang roboh atau kabelnya yang lepas dari tiang, segera laporkan ke PLN," pungkasnya. ( R. Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tiang Listrik Tegangan Menengah Roboh Diterjang Angin Kencang di Cicurug, Sejumlah Wilayah Padam

Trending Now

Iklan