Dewi Asmara Dorong Warga Desa Kertajaya Amalkan Empat Pilar MPR dalam Kehidupan Sehari-hari

Redaksi
Selasa, 15 September 2026 | 12:42 WIB Last Updated 2026-09-17T00:44:13Z
terbit.id, Sukabumi - Nilai-nilai kebangsaan dinilai tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep, tetapi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Asmara, saat menyosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada ratusan warga Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (15/9/2026) pukul 08.00 WIB.

Sosialisasi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk kembali memahami empat landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Di hadapan warga, Dewi Asmara menegaskan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar perlu diikuti dengan penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, tantangan kehidupan sosial yang terus berkembang membutuhkan penguatan kembali nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan.

“Empat Pilar MPR RI merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dewi Asmara.

Ia menjelaskan, pengamalan nilai kebangsaan dapat dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga komunitas desa. Sikap saling menghargai, menjaga persatuan, dan membangun semangat gotong royong, menurut Dewi, merupakan bentuk konkret penerapan nilai-nilai tersebut.

Keberagaman Perlu Dirawat Bersama
Dewi juga mengingatkan bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Perbedaan latar belakang, pandangan, maupun karakter masyarakat tidak semestinya menjadi sumber perpecahan, melainkan dapat menjadi kekuatan apabila dikelola dengan semangat persatuan.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengingatkan kembali bahwa keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan anugerah yang harus dijaga dengan semangat persatuan dan toleransi,” katanya.

Pesan tersebut menempatkan sosialisasi Empat Pilar tidak sekadar sebagai kegiatan penyampaian materi, tetapi sebagai upaya mendorong masyarakat memahami hubungan antara nilai kebangsaan dan persoalan kehidupan sehari-hari.

Bagi masyarakat di tingkat desa, nilai persatuan dan gotong royong dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan, penghormatan terhadap perbedaan, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial. Dengan demikian, pemahaman mengenai Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan dapat diterjemahkan menjadi perilaku nyata.

Dewi berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran warga Desa Kertajaya untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan mulai dari lingkungan masing-masing. Menurutnya, penguatan nilai Pancasila, konstitusi, persatuan dalam bingkai NKRI, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika perlu terus dilakukan agar tetap relevan dalam kehidupan masyarakat. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dewi Asmara Dorong Warga Desa Kertajaya Amalkan Empat Pilar MPR dalam Kehidupan Sehari-hari

Trending Now

Iklan