Hujan Deras Picu Longsor dan Kerusakan Rumah di Parakansalak Sukabumi, Mushola Tersambar Petir

Redaksi
Sabtu, 04 April 2026 | 00:08 WIB Last Updated 2026-04-03T17:11:11Z


terbit.id Sukabumi - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (3/4/2026), memicu serangkaian bencana mulai dari longsor, kerusakan rumah hingga sambaran petir yang mengenai sebuah mushola. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa bencana terjadi di beberapa desa di Kecamatan Parakansalak, yakni Desa Sukakersa, Parakansalak, Lebaksari, dan Sukatani, dengan waktu kejadian yang berbeda sepanjang hari.

Camat Parakansalak, Rukman Taufik, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana di wilayah tersebut.

“Pada hari Jumat, 3 April 2026, wilayah Kecamatan Parakansalak diguyur hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan beberapa kejadian bencana di sejumlah desa,” ujar Rukman dalam keterangannya.

Di Desa Sukakersa, tepatnya di Kampung Lembursawah RT 11/04, longsor terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Material longsoran dengan panjang sekitar 16 meter, tinggi 6 meter, dan lebar 1 meter menggerus jalan setapak dan mengancam satu unit rumah milik warga bernama Doni Priatmo yang dihuni lima jiwa.


Sementara itu, di Desa Parakansalak, hujan deras yang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga akibat terpaan angin kencang. Rumah milik Arif Rahmat (5 jiwa), Abidin (2 jiwa), Ismatullah (6 jiwa), Depi Supriatna Hamijaya (3 jiwa), serta Maman Supriatna (6 jiwa) dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap.

Tak hanya itu, jalan setapak di wilayah RT 04/04 Desa Parakansalak juga dilaporkan putus akibat longsor, sehingga mengancam rumah milik Rica Budi yang dihuni empat jiwa.

Kejadian serupa juga terjadi di Desa Lebaksari. Tiga rumah warga di Kampung Babakanmulya RT 03/03, masing-masing milik Elan (5 jiwa), Oman (4 jiwa), dan Engkos (2 jiwa), mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang.

Di Desa Sukatani, sebuah mushola di Kampung Pasir Muncang RT 01/07 tersambar petir sekitar pukul 15.45 WIB, menambah daftar dampak bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Meski sejumlah kerusakan terjadi, Rukman memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Saat ini situasi masih terkendali, jalan masih bisa dilalui dan rumah warga masih dapat ditempati,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kecamatan bersama unsur terkait telah melakukan berbagai upaya penanganan di lapangan, mulai dari koordinasi dengan Forkopimcam, pemerintah desa, P2BK, Tagana hingga aparat kewilayahan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

“Kami mengimbau warga untuk selalu waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor dan terdampak angin kencang,” tambahnya.

Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi terdampak antara lain terpal, material bangunan, bronjong, serta peralatan dapur untuk membantu warga yang terdampak.

Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan di lapangan meliputi Forkopimcam, Satpol PP Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, P2BK, Tagana, serta perangkat desa setempat. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hujan Deras Picu Longsor dan Kerusakan Rumah di Parakansalak Sukabumi, Mushola Tersambar Petir

Trending Now

Iklan