Dari Syawal Menuju Harapan Baru, PLN Indonesia Power UBP JPR Dukung Hunian Pasca Bencana di Cikadu

Redaksi
Sabtu, 04 April 2026 | 21:11 WIB Last Updated 2026-04-04T14:13:01Z


terbit.id Sukabumi - Semangat kebersamaan pasca Ramadan 1447 H masih terasa kuat di Kabupaten Sukabumi. Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhanratu (UBP JPR), melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan hunian pasca bencana di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tersebut menjadi simbol kebangkitan harapan bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Hadir dalam kegiatan itu jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, perwakilan BUMN dan BUMD, pihak swasta, hingga masyarakat penerima manfaat.

Sinergi lintas sektor terlihat kuat dalam upaya percepatan pembangunan hunian layak bagi warga terdampak. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang bertujuan menyediakan rumah aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Cikadu.


Perwakilan manajemen PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Barat 2 Pelabuhanratu menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan.

“Kami percaya bahwa energi tidak hanya tentang listrik, tetapi juga tentang menghidupkan harapan. Momentum pasca Ramadan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian harus terus berlanjut. PLN Indonesia Power UBP JPR siap berkontribusi dalam mendukung pemulihan masyarakat melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan PLN Indonesia Power dalam program ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan dalam membantu masyarakat bangkit pasca bencana.

Sementara itu, Bupati Sukabumi dalam sambutannya menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak sebagai bentuk kehadiran pemerintah.

Bupati secara tidak langsung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk PLN Indonesia Power UBP JPR. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pasca bencana.

“Pembangunan hunian ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang memulihkan harapan dan kehidupan masyarakat. Kami mengapresiasi semua pihak yang telah bergotong royong mendukung program ini,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar seremoni, peletakan batu pertama ini mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa. Dengan keterlibatan berbagai pihak, pembangunan hunian diharapkan berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Dimulainya pembangunan ini menjadi titik awal baru bagi warga Desa Cikadu untuk kembali menata kehidupan. Semangat Syawal yang sarat makna kebersamaan dan kepedulian diharapkan terus menjadi fondasi dalam proses pemulihan pasca bencana di wilayah tersebut. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dari Syawal Menuju Harapan Baru, PLN Indonesia Power UBP JPR Dukung Hunian Pasca Bencana di Cikadu

Iklan