M.Maulana : Jembatan Pamuruyan Tinggal Uji Laik Fungsi: Warga Sukabumi Siap Nikmati Jalur Bebas Macet

Redaksi
Kamis, 21 Mei 2026 | 21:26 WIB Last Updated 2026-05-21T14:28:00Z
terbit.id, Sukabumi - Kabar baik bagi masyarakat pengguna Jalan Nasional Bogor-Sukabumi. Proyek preservasi dan duplikasi Jembatan Pamuruyan di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini telah memasuki tahap akhir dan siap difungsikan dalam waktu dekat.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat, M. Maulana, melakukan pengecekan langsung progres pekerjaan Jembatan Pamuruyan, Kamis (21/5/2026). Dari hasil peninjauan, proyek strategis tersebut disebut sudah mencapai lebih dari 95 persen.

Jembatan baru dengan panjang 61,2 meter dan lebar badan jalan 7,5 meter dan trotoar kanan kiri 2 meter, itu selama ini menjadi harapan masyarakat untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di kawasan Cibadak yang kerap mengalami kemacetan.
M. Maulana mengatakan, sebelum resmi dibuka untuk umum, pihaknya masih melakukan proses perapihan serta pengecekan ulang guna memastikan jembatan benar-benar laik fungsi dan aman digunakan masyarakat.

“Sekarang sebelum ini dibuka, kita masih proses perapihan dan masih melakukan recheck untuk laik fungsi jembatannya,” ujar Maulana kepada terbit.id Kamis(21/5) 2026).

Menurutnya, progres keseluruhan pekerjaan sudah sangat mendekati final. Sisa pekerjaan yang belum rampung hanya berupa perlengkapan pendukung keselamatan jalan dan jembatan.

“Secara proses keseluruhan, kita bisa dibilang proses ini sudah lebih dari 95 persen. Yang 5 persennya tinggal proses perapihan-perapihan saja,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pekerjaan yang masih diselesaikan di antaranya pemasangan marka jalan, rambu-rambu, hingga perlengkapan jembatan lainnya. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengecekan teknis bersama berbagai stakeholder terkait.

“Kita pastikan kembali, nanti kita undang semua stakeholder seperti Dinas Perhubungan dan pihak Kepolisian untuk memastikan bahwa jembatan tersebut sudah laik fungsi dan memenuhi kaidah keselamatan jalan,” jelasnya.

Maulana menuturkan, uji laik fungsi atau loading test direncanakan dilakukan pada Senin mendatang dengan melibatkan konsultan independen yang berpengalaman dalam pengujian struktur jembatan.

“Kemungkinan hari Senin akan dilakukan uji laik fungsi bersama konsultan yang memang sudah terbiasa melakukan pengetesan dan pengecekan laik fungsi jembatan tersebut,” katanya.

Pengujian itu dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara desain perencanaan dengan hasil pelaksanaan di lapangan sebelum jembatan benar-benar dibuka untuk masyarakat.

Meski secara teknis jembatan dinilai sudah bisa digunakan, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional memilih berhati-hati dan mengedepankan koordinasi lintas instansi sebelum pembukaan resmi dilakukan.

“Alangkah baiknya kita buka setelah duduk bersama dengan instansi terkait, seperti Satlantas Polres Sukabumi dan Dinas Perhubungan, supaya keputusan yang diambil benar-benar matang dan memenuhi aspek keselamatan,” tutur Maulana.

Nantinya, arus kendaraan direncanakan dibagi menjadi dua jalur berbeda antara jembatan lama dan jembatan baru guna memperlancar lalu lintas di kawasan tersebut.

“Yang dari arah Sukabumi menggunakan jembatan lama, sedangkan dari arah Bogor menggunakan jembatan baru,” terangnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Maulana juga menyampaikan rasa syukur atas proses pembangunan yang berjalan lancar tanpa kecelakaan kerja sejak proyek dimulai.

“Alhamdulillah dalam pelaksanaannya zero accident. Tidak ada kecelakaan kerja. Terima kasih atas dukungan dan doa dari masyarakat Sukabumi, khususnya warga sekitar Pamuruyan,” ucapnya.

Ia berharap keberadaan Jembatan Pamuruyan nantinya mampu mengurai kemacetan sekaligus menjadi ikon baru di wilayah Sukabumi.

“Harapan saya setelah Jembatan Pamuruyan ini jadi, bisa membagi arus lalu lintas sehingga tidak menyebabkan kemacetan. Dan bisa jadi spot selfi juga untuk masyarakat,” pungkasnya seraya tersenyum. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • M.Maulana : Jembatan Pamuruyan Tinggal Uji Laik Fungsi: Warga Sukabumi Siap Nikmati Jalur Bebas Macet

Trending Now

Iklan