terbit.id, Sukabumi - Arus kendaraan menuju wilayah Sukabumi melalui Exit Tol Parungkuda dan jalur nasional Sukabumi-Bogor sempat mengalami peningkatan signifikan pada Sabtu (11/4/2026) pagi. Lonjakan volume kendaraan ini diduga imbas pemberlakuan sistem one way di jalur Puncak, Kabupaten Bogor.
Kepadatan arus lalu lintas tersebut terpantau terjadi sejak pagi hari, terutama kendaraan yang keluar dari ruas Tol Bocimi menuju arah Cibadak. Pengendara dari Jakarta, Depok dan Bogor memilih jalur alternatif ke Sukabumi untuk menghindari rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak.
Kanit Turjawali Polres Sukabumi, IPTU M. Yanuar Fajar, mengatakan peningkatan volume kendaraan sempat menyebabkan antrean di beberapa titik, khususnya di Exit Tol Parungkuda.
“Arus lalu lintas weekend ini, tanggal 11 April 2026, tadi pagi mengalami peningkatan volume kendaraan. Namun saat ini, pukul 13.30, arus sudah berangsur normal karena personel melakukan penarikan dan penguraian,” ujar Yanuar, kepada terbit.id
Ia menjelaskan, peningkatan arus kendaraan didominasi oleh kendaraan yang masuk ke wilayah Sukabumi dari arah Jakarta, Bogor, dan sekitarnya.
Menurutnya, kondisi ini tidak lepas dari dampak rekayasa lalu lintas one way di jalur Puncak yang membuat pengendara mencari jalur alternatif.
“Kami mendapat informasi bahwa di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, ada rekayasa one way sehingga pengendara mencari jalan alternatif, salah satunya menuju Sukabumi. Hal ini menyebabkan peningkatan volume kendaraan di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor,” jelasnya.
Lebih lanjut Fajar, pihak Satlantas Polres Sukabumi telah melakukan sejumlah langkah antisipasi guna mengurai kepadatan. Personel ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan atau trouble spot untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif.
“Personel tergelar di titik plotting masing-masing yang berpotensi menjadi hambatan atau perlambatan arus. Kami lakukan pengaturan agar arus kembali lancar dan pengguna jalan tetap nyaman,” tambahnya.
Saat ini, arus lalu lintas baik yang masuk maupun keluar Sukabumi dilaporkan sudah kembali normal.
“Alhamdulillah untuk saat ini sudah terurai, baik arus yang datang ke Sukabumi maupun yang keluar Sukabumi,” ungkap Fajar.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati selama berkendara, terutama di tengah meningkatnya mobilitas saat libur akhir pekan.
“Kami menghimbau kepada pengendara agar tetap hati-hati, patuhi rambu-rambu, dan saling menghormati sesama pengguna jalan,” pungkasnya. (R.Cking).

