Tekankan Evaluasi Keselamatan Wisata, Dispar Sukabumi Takjiah ke rumah Duka Korban Laka Laut

Redaksi
Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58 WIB Last Updated 2026-03-26T03:59:23Z
terbit.id, Sukabumi - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban laka laut, Sayid Hidayatullah (14), warga Kampung Pakuhaji, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa tragis yang terjadi di Pantai Karangnaya, Kecamatan Cikakak, saat libur Lebaran itu menjadi sorotan serius Dinas Pariwisata (Dispar) untuk mengevaluasi aspek keselamatan wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mendatangi langsung rumah duka pada Rabu (25/3/2026) sebagai bentuk empati sekaligus memastikan penanganan pascakejadian.

Ali menyampaikan, kejadian yang merenggut nyawa remaja tersebut harus menjadi pembelajaran bersama, baik bagi pengelola wisata maupun masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan belasungkawa. Ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan keselamatan saat berwisata,” ujar Ali kepada awak media.

Peristiwa laka laut itu sendiri terjadi pada Minggu (22/3/2026) di kawasan Pantai Karangnaya, yang berada di area pengelolaan Samudera Beach Hotel. Saat itu, korban berenang bersama rekannya, Raka (15), yang berhasil diselamatkan petugas, sementara Sayid terseret ombak hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ali menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran awal untuk mengidentifikasi titik rawan serta sistem pengamanan di lokasi wisata tersebut. Ia mengakui bahwa petugas sebenarnya telah beberapa kali memberikan imbauan kepada pengunjung.

“Petugas kami sudah berkali-kali mengingatkan di titik rawan, termasuk larangan berenang. Namun karena jumlah pengunjung cukup padat saat libur Lebaran, musibah itu tetap terjadi,” ungkapnya.

Selain menyampaikan duka cita, kunjungan tersebut juga diisi dengan koordinasi bersama pihak pengelola Samudera Beach Hotel. Dalam kesempatan itu, perwakilan manajemen turut memberikan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian.

Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya sempat dilarang untuk pergi ke pantai. Bahkan, orang tua korban mengaku memiliki firasat sebelum kejadian.

Secara tidak langsung, Ali mengungkapkan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi pengelolaan destinasi wisata di Sukabumi, khususnya kawasan pantai yang rawan gelombang tinggi.

Ia menegaskan, ke depan pihaknya akan memperkuat sistem pengamanan, edukasi kepada wisatawan, serta melibatkan lebih banyak pihak dalam pengawasan.

“Ini menjadi koreksi bagi kami. Ke depan, pengelola wisata harus lebih hati-hati. Kami akan menjadikannya sebagai pemicu untuk penataan yang lebih baik, termasuk peningkatan sarana prasarana dan pengawasan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dispar Sukabumi juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta instansi terkait untuk memperkuat standar keselamatan di seluruh destinasi wisata, terutama saat lonjakan pengunjung di musim libur. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tekankan Evaluasi Keselamatan Wisata, Dispar Sukabumi Takjiah ke rumah Duka Korban Laka Laut

Trending Now

Iklan