Perkuat Sinergi Jelang Ramadan, Enam SPPG Parakansalak Konsolidasi Program MBG

Redaksi
Selasa, 17 Februari 2026 | 17:42 WIB Last Updated 2026-02-17T10:44:21Z
terbit.id, Sukabumi - Upaya meningkatkan kualitas dan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui konsolidasi enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan konsolidasi tersebut diikuti oleh SPPG Bojongasih, Bojonglongok 1, Bojonglongok 2, Bojonglongok 3, Sukakersa, dan Lebaksari yang tergabung dalam Paguyuban Mitra SPPG Kecamatan Parakansalak, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Konsolidasi ini menjadi momentum strategis dalam membangun sinergi lintas sektor, khususnya dalam menyusun mekanisme pelaksanaan program MBG selama bulan Ramadan agar tetap tepat sasaran dan berjalan optimal.

Koordinator SPPG Kecamatan Parakansalak, Imam Faisal Arizwani, menjelaskan bahwa konsolidasi kali ini membahas teknis pelaksanaan MBG selama Ramadan, termasuk penyesuaian menu dan jadwal operasional dapur.

“Agenda hari ini terkait konsolidasi program MBG di bulan Ramadan. Mekanisme yang disepakati, menu yang disalurkan berupa makanan kering dan dibawa pulang oleh penerima manfaat untuk dikonsumsi saat berbuka puasa,” ujar Imam.

Ia menambahkan, operasional dapur MBG sementara dihentikan mulai 16 hingga 22 Februari 2026 dan akan kembali berjalan pada 23 Februari 2026 hingga ada informasi lanjutan.

“Untuk sementara, jumlah total penerima manfaat se-Kecamatan Parakansalak mencapai kurang lebih 16 ribu orang,” ungkapnya. 

Selain itu, konsolidasi juga membahas rencana penambahan dapur MBG. Faisal menyebutkan, saat ini terdapat dua dapur yang sudah memasuki tahap persiapan, yakni di wilayah Pajagan dan Walagri, sementara satu dapur lainnya masih dalam tahap wacana.

“Kami akan melakukan evaluasi secara rutin setiap bulan untuk melihat efektivitas program dan dampaknya terhadap penerima manfaat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengolah Dapur MBG Kabupaten Sukabumi, Pilbi Rinjani, menyampaikan bahwa konsolidasi ini sejalan dengan upaya mendukung target nasional dalam menyukseskan program Badan Gizi Nasional.

“Alhamdulillah, konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mensukseskan program MBG sebagaimana target Bapak Presiden Prabowo Subianto, dengan melibatkan seluruh leading sector di tingkat kecamatan,” ujar Bilbi. 

Menurutnya, konsolidasi juga membahas program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM dan sektor pertanian.

“Setiap dapur MBG diarahkan untuk membina dan melibatkan UMKM serta kelompok tani. Tujuannya agar program ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” jelas Pilbi, kepada terbit.id

Terkait adanya wacana pembukaan dapur baru, ia menyebut paguyuban sepakat untuk menjaga stabilitas dapur yang sudah berjalan.

“Kekhawatiran kami adalah terganggunya stabilitas penerima manfaat. Karena itu, paguyuban berencana menyampaikan aspirasi melalui surat kepada Direktorat Sistem Tata Kelola Badan Gizi Nasional,” tambahnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari koordinasi dan komunikasi konstruktif.

“Keputusan tetap ada di pemerintah. Harapan kami, semua kebijakan bisa mempertimbangkan kondisi di lapangan agar program MBG berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Kegiatan konsolidasi ini menegaskan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Parakansalak untuk mendukung suksesnya Program MBG sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045. (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perkuat Sinergi Jelang Ramadan, Enam SPPG Parakansalak Konsolidasi Program MBG

Trending Now

Iklan