Bandung – Semangat kolaborasi mewarnai audiensi antara jajaran DPD KNPI Jawa Barat dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat dalam upaya memperkuat sinergi program kepemudaan berbasis transformasi digital.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Kominfo Jabar, Bayu Rakhmana, M.H. Dalam suasana formal namun santai, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi strategis yang dapat memperkuat peran pemuda dalam ekosistem komunikasi publik di Jawa Barat.
Bayu Rakhmana menegaskan, terdapat banyak ruang sinergi yang dapat dikembangkan bersama KNPI, terutama dalam pemberdayaan generasi muda di era digital. Mulai dari penguatan literasi digital, pengembangan talenta kreatif, optimalisasi media sosial sebagai ruang edukasi publik, hingga kolaborasi kampanye informasi positif di seluruh wilayah Jawa Barat.
“Peran pemuda sangat penting dalam ekosistem komunikasi publik. Sinergi ini bukan hanya simbolis, tetapi harus diwujudkan dalam program konkret yang berdampak,” ujar Bayu dalam forum tersebut. Rabu (25/02/26)
Sementara itu, DPD KNPI Jawa Barat menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi mitra aktif pemerintah dalam mengawal visi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam mewujudkan Jabar Istimewa yang adaptif dan progresif.
Bagi KNPI, transformasi digital bukan semata soal percepatan teknologi, tetapi juga menyangkut kesiapan sumber daya manusia, khususnya generasi muda untuk menjadi pelaku utama perubahan. Pemuda tidak lagi ditempatkan sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek yang turut merancang, menggerakkan, dan memastikan keberlanjutan program-program strategis daerah.
Kolaborasi antara KNPI dan Diskominfo Jabar ini diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan kolektif yang lebih luas. Energi, kreativitas, dan jejaring pemuda di 27 kabupaten/kota diyakini mampu menjadi penggerak utama dalam memperkuat narasi positif dan pembangunan berbasis digital.
Audiensi ini sekaligus menegaskan komitmen bersama bahwa Jabar Istimewa harus dibangun dengan semangat kolaboratif, menggabungkan kebijakan yang adaptif, dukungan teknologi, serta partisipasi aktif pemuda sebagai motor penggerak masa depan Jawa Barat. *(Rls/Uj)


