terbit.id, Sukabumi - Ratusan warga Desa Kompa tampak antusias mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Pemerintah Desa (Pemdes) Kompa di Aula Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (16/1/2026) siang.
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, para ustaz dan ustazah, ibu-ibu kader, hingga unsur Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Sejak siang hari, aula desa sudah dipenuhi jamaah yang datang untuk bersama-sama memperingati peristiwa agung dalam sejarah Islam tersebut.
Kepala Desa Kompa, Yulianti, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah, hari ini ibu-ibu begitu antusias untuk menghadiri peringatan Isra Mi’raj. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami selaku pemerintah desa,” ujar Yulianti.
Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Yulianti juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat keterbatasan, baik dari segi fasilitas maupun tempat.
“Kami mohon maaf apabila dalam penyambutan maupun penyediaan tempat masih belum maksimal. Namun kami berharap kesederhanaan ini tidak mengurangi kekhusyukan kita dalam memperingati Isra Mi’raj,” ucapnya.
Ia berharap, melalui tausiah yang disampaikan oleh mubaligah Ustadzah Hj. Solihat, seluruh jamaah dapat memetik hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj, terutama dalam mengamalkan nilai-nilai salat sebagai tiang agama dalam kehidupan sehari-hari.
Isra Mi’raj sendiri merupakan peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Peristiwa ini terbagi menjadi dua bagian, yakni Isra, perjalanan Nabi dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, dan Mi’raj, perjalanan spiritual Nabi menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT.
Melalui peringatan ini, Pemdes Kompa berharap nilai-nilai keislaman, kebersamaan, serta semangat memperbaiki ibadah dapat terus tumbuh dan menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. (R.Cking).

