Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Hilang Terseret Arus di Pantai Istiqomah

Redaksi
Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:08 WIB Last Updated 2026-10-07T04:09:23Z
terbit.id, Sukabumi - Setelah empat hari dilakukan pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Doa Khairul Ikhsan (17), remaja yang dilaporkan hilang setelah terseret arus saat mandi di perairan Pantai Istiqomah, Kelurahan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sekitar perairan PLTU Tengah pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 07.05 WIB. Keberadaan korban pertama kali diketahui setelah seorang nelayan melihat jasad mengapung di perairan tersebut dan segera menyampaikan informasi kepada tim pencarian.

Mendapat laporan tersebut, personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan bergerak menuju lokasi. Korban kemudian berhasil dievakuasi sekitar pukul 07.50 WIB dengan jarak sekitar 2,6 NM atau nautical miles dari lokasi awal kejadian.

Setelah dievakuasi dari perairan, korban dibawa menggunakan kapal menuju Dermaga 2 Palabuhanratu. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum nantinya diserahkan kepada pihak keluarga.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan proses evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari nelayan mengenai adanya korban yang terlihat mengapung di sekitar perairan PLTU Tengah.

“Setelah mendapatkan informasi dari nelayan, personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan kemudian melakukan proses evakuasi terhadap korban dan langsung dibawa menuju RSUD Palabuhanratu untuk proses selanjutnya kemudian akan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Suryo.

Dalam operasi pencarian tersebut, puluhan personel dari berbagai unsur dikerahkan untuk memperluas penyisiran. Mereka berasal dari Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, Balawista Sukabumi, Pos TNI AL Palabuhanratu, RAPI Palabuhanratu, HNSI Palabuhanratu, Wanadri, SAKA SAR, Sehati Gerak Bersama, SAR Khatulistiwa, UPP Kelas 3 Palabuhanratu, serta keluarga korban.

Sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian secara intensif melalui sejumlah jalur. Penyisiran laut dilakukan menggunakan perahu karet dan kapal patroli Polairud, dengan dukungan kapal nelayan hingga radius 10 NM dari lokasi korban pertama kali dilaporkan terseret arus.

Pencarian juga diperluas melalui jalur darat hingga radius sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian. Selain itu, tim melakukan pemantauan dari udara menggunakan drone dengan jangkauan pengamatan visual hingga radius 700 meter.

Suryo mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di kawasan pantai, khususnya saat kondisi arus laut tidak memungkinkan untuk berenang atau mandi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berenang atau mandi di laut ketika kondisi arus tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas,” pungkasnya. (R.Cking). 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Hilang Terseret Arus di Pantai Istiqomah

Trending Now

Iklan