terbit.id, Sukabumi - Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Sukabumi resmi memasuki babak baru setelah Asep Sudrajat terpilih secara aklamasi sebagai ketua dalam Musyawarah Cabang (Muscab) I di Aula Gedung PCNU Kabupaten Sukabumi, Sabtu (17/10/2026).
Terpilihnya Asep menjadi langkah awal bagi Pengurus Cabang (PC) IKA PMII Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat konsolidasi alumni yang tersebar di berbagai kecamatan, memiliki latar belakang kampus berbeda, serta berkiprah dalam beragam profesi.
Muscab perdana tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut deklarasi pembentukan PC IKA PMII Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan di Cibadak pada 26 Juli 2026. Melalui forum ini, proses pembentukan organisasi berlanjut ke tahap pemilihan kepemimpinan dan penguatan kebersamaan antar alumni.
Ketua Karteker PC IKA PMII Kabupaten Sukabumi sekaligus pemegang mandat pembentukan organisasi, Daden Sukendar, mengatakan Muscab I merupakan bagian dari pelaksanaan tugas yang diberikan untuk menyiapkan kepengurusan definitif. Dalam kegiatan tersebut, Daden juga dipercaya menjadi Ketua Steering Committee (SC) sekaligus memimpin sidang pemilihan ketua.
“Ini tugas kami yang kedua selaku mandatori. Setelah sebelumnya pada 26 Juli 2026 berhasil melaksanakan deklarasi pembentukan PC IKA PMII Kabupaten Sukabumi di Cibadak, kini alhamdulillah sukses melaksanakan Muscab I dan terpilih secara aklamasi Sahabat Asep Sudrajat selaku ketua,” ungkap Daden.
Setelah terpilih, Asep Sudrajat mengajak seluruh alumni PMII yang saat ini berdomisili di Kabupaten Sukabumi untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai ruang bersama dalam membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan menyalurkan gagasan.
Menurut Asep, keberadaan IKA PMII tidak cukup hanya dengan terbentuknya struktur kepengurusan. Organisasi perlu dijalankan melalui keterlibatan aktif para alumni agar kebersamaan yang terbangun dapat menjadi kekuatan untuk membesarkan organisasi.
“Amanat besar ini tidak mungkin dapat dilaksanakan tanpa kebersamaan. Maka, marilah kita bersama-sama menjalankannya. Selanjutnya, tinggal istiqamah, summastaqim,” tegasnya.
Dukungan terhadap pembentukan organisasi juga terlihat dari antusiasme peserta yang hadir. Galih, salah seorang peserta asal Sagaranten yang merupakan alumni PMII Cianjur, mengaku senang dapat mengikuti Muscab perdana tersebut. Baginya, pertemuan itu menjadi kesempatan untuk kembali merasakan suasana kebersamaan yang pernah dialami selama aktif di PMII.
“Saya sangat senang bisa hadir di sini, karena mengobati rasa kangen saya pada suasana pergerakan masa-masa di PMII,” tutur Galih.
Hal senada disampaikan Faisal, peserta dari Jampang Tengah yang merupakan alumni PMII Bandung. Ia menyambut positif terbentuknya PC IKA PMII Kabupaten Sukabumi dan merasa mendapat ruang untuk menjadi bagian dari organisasi alumni di daerah tempat tinggalnya.
“Saya setuju dengan sahabat-sahabat di sini dan saya bergembira kami mendapat pengakuan di PC IKA PMII Kabupaten Sukabumi,” ungkap Faisal.
Muscab I tersebut diikuti lebih dari 40 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Para alumni memiliki latar belakang perguruan tinggi yang beragam, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Tasikmalaya, Cianjur, hingga perguruan tinggi di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Keragaman asal kampus dan profesi itu menjadi modal bagi PC IKA PMII Kabupaten Sukabumi untuk membangun jaringan alumni yang lebih luas. Ke depan, tantangan organisasi adalah menjaga komunikasi, merangkul alumni yang belum terhubung, serta menerjemahkan semangat kebersamaan menjadi kegiatan yang memberi manfaat bagi anggota maupun masyarakat.
Dengan terpilihnya Asep Sudrajat sebagai ketua, Muscab I menandai dimulainya tahap baru perjalanan IKA PMII di Kabupaten Sukabumi. Konsolidasi lintas generasi, kampus, dan profesi menjadi pekerjaan penting agar organisasi tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi berkembang menjadi wadah kolaborasi alumni yang berkelanjutan. (R.Cking).

